Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengerahkan 1.500 personel gabungan untuk mengamankan turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang resmi bergulir mulai Sabtu, 25 Juli 2026. Pengamanan berlapis juga diterapkan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, serta berbagai lokasi pendukung lainnya untuk menjamin kelancaran dan keamanan ajang tersebut.

Ribuan personel ini merupakan sinergi lintas sektoral, melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, Satuan Brimob, serta jajaran polres kewilayahan seperti Polrestabes Bandung dan Polres Cimahi. Mereka akan bertugas mengamankan seluruh rangkaian turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga 6 Agustus 2026.

Simulasi Taktis Matangkan Kesiapan Personel

Sebagai bagian dari persiapan matang, Polda Jawa Barat telah menggelar Tactical Wall Game (TWG) di kawasan Stadion Si Jalak Harupat pada Jumat, 24 Juli 2026. Simulasi taktis ini diwajibkan bagi seluruh personel yang bertugas untuk memastikan pemahaman detail mengenai tugas, tanggung jawab, dan posisi masing-masing di lapangan.

Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, menegaskan pentingnya TWG agar pelaksanaan pengamanan berjalan presisi sesuai rencana. “Karena kegiatan ini harus benar-benar bisa terlaksana dengan sesuai jadwal dan juga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Teddy menekankan bahwa keberhasilan pengamanan ini juga bertujuan membangun kepercayaan publik. “Jadi semuanya harus benar-benar bisa membangun kepercayaan, khususnya kepada pemerintah dan masyarakat. Bahwa dengan adanya Piala Presiden ini, selain membangun semangat olahraga, juga membuktikan bahwa setiap event bisa terselenggara dengan baik dan benar serta dapat dinikmati oleh masyarakat,” tegasnya.

Sistem Pengamanan Tiga Lapis untuk Penonton

Untuk memastikan keamanan di dalam dan sekitar stadion, pihak kepolisian menerapkan sistem pengamanan tiga lapis bagi para penonton. Sistem berlapis ini dirancang ketat untuk menyaring dan mencegah masuknya barang-barang terlarang ke area stadion.

Ketiga lapisan pengamanan tersebut dimulai dari pintu gerbang utama, dilanjutkan dengan pemeriksaan ketat di pintu masuk stadion, hingga zona satu yang berada di sekitar area lapangan pertandingan.