Pembalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama, telah merampungkan sesi latihan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Selasa (21/7/2026). Latihan ini menjadi bagian krusial dari persiapannya menghadapi paruh kedua musim balap Moto3 2026, sekaligus menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan digelar di sirkuit yang sama pada 9-11 Oktober mendatang.
Meskipun hanya mampu menuntaskan dua putaran akibat kendala teknis pada motornya, Veda mengaku tetap antusias bisa kembali menjajal lintasan kebanggaan Tanah Air. “Latihan hari ini kurang puas, karena kendala motor sih tadi, jadi latihan hanya dua lap aja. Tapi intinya saya senang kembali pacu adrenalin di Sirkuit Mandalika. Sirkuitnya mantap tapi hari ini saya latihan kurang maksimal,” ujar pembalap asal Gunungkidul tersebut.
Veda bersama rekannya, Mario Suryo Aji, tiba di Lombok pada Senin (20/7) dan menjalani sesi latihan selama dua hari sebagai bagian dari persiapan mereka sebelum kembali berkompetisi di seri Kejuaraan Dunia MotoGP 2026.
Target Konsisten di Paruh Kedua Musim
Memasuki paruh kedua musim Moto3 2026, Veda Ega Pratama menargetkan performa yang lebih konsisten. Pembalap berusia 17 tahun ini, yang saat ini menduduki posisi keenam klasemen sementara dengan 90 poin, memilih untuk tidak membebani dirinya dengan target yang terlalu tinggi.
“Untuk tahun ini karena tahun pertama saya jadi ya saya nggak pasang target yang harus bagaimana, karena saya nggak mau kasih pressure ke diri saya. Jadi ya nggak ada target. Yang penting bisa finis di 10 besar atau di zona poin itu udah bagus banget. Karena tahun pertama menurut saya, saya mau dapetin pengalaman sebanyak-banyaknya,” jelas Veda.
Dengan 11 seri balapan tersisa, peluang Veda untuk memperbaiki posisinya di klasemen atau meraih gelar Rookie of the Year masih terbuka lebar. Namun, ia menegaskan bahwa gelar tersebut bukanlah prioritas utamanya. “Peluang (untuk jadi rookie of the year) pasti ada, kan juga masih setengah musim ya. Cuma itu bukan target saya sih. (Targetnya) cari pengalaman, dapetin poin sebanyak-banyaknya dan karena kemarin udah podium, saya pastinya pengin podium lagi. Saya nggak mau ngasih target harus podium lagi, cuma ya hasil maksimal lah di setiap race-nya. Nggak ada hasil-hasil yang ngerugiin,” pungkas Veda, menunjukkan fokusnya pada pengembangan diri dan performa maksimal di setiap balapan.



