Kabar gembira bagi penggemar sepak bola di Tanah Air. Turnamen bergengsi se-Asia Tenggara, Piala AFF 2026 atau yang kini resmi bernama ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, dipastikan dapat disaksikan secara gratis melalui kanal YouTube.

Yang menarik, hak siar untuk menayangkan ajang ini dipercayakan kepada kreator konten sekaligus musisi ternama, Reza Arap. Kolaborasi ini menandai sejarah baru dalam dunia penyiaran olahraga di Indonesia.

Untuk pertama kalinya, seorang YouTuber dipercaya sebagai Official Broadcast Partner untuk turnamen sepak bola internasional. Penunjukan ini menjadikan Reza Arap sebagai kreator konten pertama di Indonesia yang mengantongi hak siar resmi ajang sekelas Piala AFF.

Informasi mengenai kolaborasi ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @pengamatsepakbola. Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas bahwa RCTI bertindak sebagai Official Broadcast Partner, sementara kanal YouTube Reza Arap akan menjadi salah satu platform penayangan pertandingan.

Antusiasme Publik Sambut Penayangan Gratis

Unggahan dari @pengamatsepakbola langsung mendapatkan respons masif dari warganet. Hingga Jumat, 17 Juli 2026, unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 25 ribu likes dan 872 komentar, menunjukkan tingginya antusiasme publik terhadap langkah inovatif ini.

Banyak netizen berharap kolaborasi antara RCTI dan Reza Arap dapat menjadi angin segar bagi penikmat sepak bola Indonesia. Selama ini, tayangan sepak bola seringkali terkendala oleh platform berbayar. Dengan adanya penayangan gratis, masyarakat kini bisa menikmati pertandingan dengan kualitas siaran yang tetap terjaga.

Jadwal dan Daftar Peserta Piala AFF 2026

Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 rencananya akan diselenggarakan pada akhir tahun 2026. Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara akan bersaing memperebutkan gelar juara, dengan Indonesia sebagai salah satu peserta yang tentu akan menjadi sorotan utama.

Selain Indonesia, negara-negara peserta lainnya meliputi Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Persaingan diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat beberapa tim seperti Thailand dan Vietnam menunjukkan peningkatan performa signifikan.

Jadwal lengkap turnamen serta lokasi pertandingan di beberapa stadion di kawasan Asia Tenggara belum diumumkan secara resmi oleh penyelenggara.