Manchester City dilaporkan telah mencapai kesepakatan penuh dengan Nottingham Forest untuk memboyong gelandang muda berbakat timnas Inggris, Elliot Anderson. Transfer ini memecahkan rekor pembelian termahal sepanjang sejarah klub, dengan nilai fantastis mencapai Rp2,4 triliun.

Saat ini, Anderson masih berada di Amerika Serikat untuk membela negaranya di ajang Piala Dunia 2026. Pemain berusia 23 tahun tersebut tengah fokus membantu skuad The Three Lions yang bersiap melakoni laga pamungkas fase grup melawan Panama.

Rekor Transfer Fantastis

Menurut laporan dari sumber ESPN, Manchester City harus merogoh kocek sedalam 116 juta pounds, atau sekitar Rp2,4 triliun, sebagai biaya tetap tanpa embel-embel bonus tambahan (add-ons). Angka ini memang masih berada di bawah rekor transfer termahal di tanah Inggris, yang dipegang Alexander Isak saat pindah dari Newcastle ke Liverpool senilai 125 juta pounds musim panas lalu.

Meski demikian, mahar ini secara resmi menjadikan Anderson sebagai pemain Britania Raya termahal dalam sejarah. Ia melampaui nilai transfer Declan Rice ke Arsenal pada 2023 silam (£105 juta) serta memecahkan rekor internal City yang sebelumnya dipegang Jack Grealish (£100 juta).

Tikung Rival Sekota

Perburuan tanda tangan Anderson nyatanya tidak mudah. Manchester City harus bersaing ketat dengan rival sekota mereka, Manchester United, yang juga menaruh minat besar. Namun, pergerakan cepat manajemen The Citizens berhasil mengamankan kesepakatan lebih dulu dengan Nottingham Forest, setelah dua tawaran awal mereka sempat ditolak.

Untuk mempercepat proses kepindahan, Anderson dijadwalkan bakal segera menjalani tes medis langsung di Amerika Serikat, di sela-sela jadwal Piala Dunia.

Era Baru Pasca-Guardiola

Kehadiran Elliot Anderson akan menjadi rekrutan besar pertama Manchester City di era baru, setelah Pep Guardiola resmi meninggalkan kursi pelatih pada akhir musim ini. Posisi lowong yang ditinggalkan Pep tersebut santer dikabarkan bakal segera diisi oleh mantan bos Chelsea, Enzo Maresca.

Langkah City berburu gelandang anyar ini terbilang sangat krusial. Pasalnya, raksasa Manchester tersebut baru saja kehilangan Bernardo Silva yang hijrah ke Real Madrid secara gratis, meninggalkan kekosongan di lini tengah.