Gelaran ASEAN Club Championship (ACC) atau Shopee Cup 2025/2026 telah resmi berakhir dengan Buriram United keluar sebagai juara. Klub raksasa Thailand itu sukses mempertahankan gelar setelah menaklukkan wakil Malaysia, Selangor FC, dengan agregat 3-1.

Pada leg kedua final yang berlangsung dramatis di Chang Arena, Buriram, Thailand, Rabu (27/5/2026) malam, tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu. Namun, “Thunder Castle” berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 2-1 di hadapan lebih dari 30 ribu pendukungnya, memastikan gelar juara dua kali beruntun.

Drama Comeback: Blunder Kiper dan Gol Penentu

Jalannya pertandingan berlangsung penuh ketegangan. Selangor FC, yang tertinggal agregat 0-1 dari leg pertama, berhasil mengejutkan publik tuan rumah pada menit ke-18. Gelandang Syahir Bashah melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi sempurna oleh kiper Buriram, Neil Etheridge, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan sementara tim tamu.

Unggul agregat sementara membuat skuad asuhan Kim Pan Gon bermain lebih percaya diri. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sepuluh menit. Pemain andalan Buriram, Suphanat Mueanta, kembali menunjukkan ketajamannya. Memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari kapten Theerathon Bunmathan, Suphanat lolos dari jebakan offside dan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-28, membuat kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-55, sang legenda Theerathon Bunmathan menjadi penentu kemenangan bagi Buriram. Ia melepaskan tendangan voli spektakuler dari luar kotak penalti yang meluncur mulus ke sudut gawang, membuat kiper Selangor, Sikh Izhan, hanya bisa terdiam. Skor 2-1 untuk Buriram bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Di menit-menit akhir pertandingan, Theerathon justru harus menerima kartu merah akibat aksi balas dendam. Meski demikian, insiden tersebut tidak mengubah hasil akhir. Buriram United resmi menjadi juara ASEAN Club Championship untuk kedua kalinya secara beruntun, menegaskan dominasi mereka di kancah sepak bola Asia Tenggara.

Absennya Sandy Walsh dan Dominasi Buriram

Meskipun merayakan kemenangan, publik Indonesia patut menyayangkan absennya bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, dalam skuad Buriram United di laga penentuan ini. Ketidakhadiran pemain naturalisasi tersebut menjadi sorotan.

Secara keseluruhan, kemenangan ini melengkapi gelar juara Thai League 1 yang sudah mereka raih musim ini, sekaligus menegaskan posisi Buriram United sebagai kekuatan nomor satu di Asia Tenggara saat ini.