RCTI akan menayangkan secara langsung turnamen bulu tangkis BWF Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 2 hingga 7 Juni 2026. Kejuaraan kategori BWF World Tour Super 1000 ini menjadi salah satu ajang paling prestisius dalam kalender bulu tangkis dunia.

Hak siar eksklusif ini memastikan penggemar bulu tangkis di Tanah Air dapat menyaksikan seluruh pertandingan dari babak awal hingga final. Selain melalui layar kaca RCTI, tayangan lengkap juga dapat diakses melalui platform streaming Vidio, Vision+, dan RCTI+. Sementara itu, pembaruan skor langsung dapat dipantau melalui laman resmi BWF.

Melalui akun Instagram resminya, @rctisports, RCTI mengajak masyarakat untuk mendukung atlet Indonesia. “Atlet badminton dari seluruh penjuru dunia akan berjibaku di Istora Senayan untuk memperebutkan gelar BWF World Tour Super 1000. Ayo kita dukung atlet Indonesia untuk meraih juara. Saksikan Indonesia Open 2-7 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB. Live hanya di RCTI,” demikian unggahan tersebut.

Jadwal Lengkap Indonesia Open 2026

Rangkaian pertandingan Indonesia Open 2026 akan dimulai dengan babak 32 besar pada 2-3 Juni. Selanjutnya, babak 16 besar akan digelar pada 4 Juni, diikuti perempat final pada 5 Juni. Laga semifinal dijadwalkan pada 6 Juni, dan puncaknya, final akan dihelat pada 7 Juni 2026.

Indonesia Berharap Raih Gelar di Kandang Sendiri

Sebagai bagian dari BWF World Tour Series 2026, Indonesia Open sejajar dengan turnamen bergengsi lainnya seperti All England Open, Malaysia Open, dan China Open. Total hadiah yang diperebutkan dalam kejuaraan ini mencapai USD 1.450.000.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menurunkan sejumlah atlet unggulan di lima nomor. Nama-nama seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu diharapkan mampu membawa pulang gelar juara.

Kontingen Merah Putih berambisi untuk kembali meraih podium tertinggi setelah terakhir kali juara pada edisi 2021 melalui ganda putra Marcus Gideon/Kevin Sanjaya. Dalam tiga edisi terakhir, wakil Indonesia belum berhasil meraih gelar juara di kandang sendiri.