Angin kencang disertai hujan deras menerjang Kota Bandung pada Jumat sore, 03 April 2026, menyebabkan puluhan pohon tumbang, satu papan reklame roboh, dan merenggut satu korban jiwa. Insiden cuaca ekstrem ini juga mengganggu aktivitas warga serta lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

Data sementara dari Polrestabes Bandung mencatat sedikitnya 27 pohon tumbang dan satu papan reklame berukuran besar roboh akibat terpaan cuaca buruk tersebut. Kabag Ops Polrestabes Bandung, Asep Saepudin, mengonfirmasi adanya korban jiwa. “Satu orang meninggal dunia, atas nama Diding Nuryaman (45),” ujar Asep Saepudin, seperti dilansir dari Ayo Bandung.

Dampak Meluas di Berbagai Wilayah

Selain korban jiwa, beberapa kendaraan dan bangunan juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon maupun material reklame. Wilayah yang terdampak cukup banyak, antara lain Kecamatan Cicendo, yang mencatat sembilan pohon tumbang serta satu tower roboh. Kejadian serupa tersebar di beberapa kecamatan lain, mulai dari kawasan Jalan Bojong Raya, Jalan Dr Djunjunan, Jalan Tamansari, hingga Jalan Dr Setiabudi. Pohon tumbang juga menimpa rumah warga, kendaraan pribadi, hingga bangunan usaha kecil yang berada di pinggir jalan.

Untuk mempercepat penanganan dampak bencana, ratusan personel gabungan diterjunkan ke lapangan. Mereka bertugas membersihkan material pohon, membantu evakuasi, dan mengatur arus kendaraan yang sempat terganggu. “Petugas langsung bergerak untuk evakuasi dan pengamanan lalu lintas di lokasi terdampak,” tambah Asep.

Hingga Minggu, 05 April 2026, warga diimbau untuk tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Bandung dan sekitarnya.