Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengumumkan pencoretan bek Go Ahead Eagles, Dean James, dari skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga dalam pertandingan FIFA Series akhir pekan ini. Keputusan ini diambil murni karena adanya batasan jumlah pemain yang dapat didaftarkan.
“sSemua malam ini (para pemain timnas) datang. Kalau Dean James memang kami batalkan, karena kan memang hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan,” kata Sumardji saat dihubungi pada Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa PSSI sebelumnya memanggil 24 pemain untuk skuad sementara. Namun, karena regulasi hanya memperbolehkan 23 nama masuk daftar final, satu pemain harus dicoret. “Jadi karena itu yang kami panggil 24. Nah karena hanya 23 itu yang bisa didaftarkan, maka satu (pemain) dicoret,” lanjutnya.
Sebelumnya, nama Dean James, pemain berusia 25 tahun, termasuk dalam daftar 24 pemain yang diumumkan PSSI pada Sabtu (21/3/2026). Ia bahkan berhasil lolos dari pemangkasan skuad awal yang berjumlah 41 pemain.
Sumardji menegaskan bahwa alasan pencoretan James tidak berkaitan dengan performa, melainkan semata-mata karena kuota. Ia juga mempertimbangkan aspek mental pemain jika harus tetap berada di tim namun tidak bisa didaftarkan. “Nah, kalau hanya tersisa satu orang terus disuruh di tribun, atas itu kan mental pemain kan (jadi) enggak bagus juga,” ujarnya.
Keputusan ini, menurut Sumardji, juga telah diketahui dan disetujui oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. “Iya, saya juga yang memberikan saran masukan ke John Herdman, karena kan kami memanggil cuma 24 orang (pemain). Nah kalau manggil 24 orang, 23 kami daftarkan semua ya kan secara otomatis kan menyisakan satu orang. Kalau satu orang itu kan ya, lebih baik tidak usah dipanggil lah saya bilang gitu,” pungkas Sumardji.




