Persija Jakarta kembali menelan pil pahit setelah takluk di tangan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/26. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif tim berjuluk Macan Kemayoran yang belum konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.
Sebelumnya, Persija hanya mampu meraih hasil imbang, yakni saat menghadapi Borneo FC dengan skor 2-2 dan Dewa United 1-1. Rentetan hasil kurang memuaskan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai performa tim ibu kota di kancah liga.
Menanggapi hasil minor tersebut, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih untuk tidak terburu-buru menyalahkan individu. Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa evaluasi mendalam akan menjadi prioritas tim pelatih.
“Saya harus melihat ulang semua proses terjadinya gol sebelum mengambil kesimpulan,” ujar Mauricio Souza. Ia menambahkan, “Fokus kami sekarang ialah memperbaiki kekurangan itu dalam latihan, bukan langsung menilai individu.”
Souza juga menekankan pentingnya kesadaran dari para pemain untuk melakukan introspeksi dan menilai performa masing-masing. Evaluasi menyeluruh diharapkan dapat menjadi kunci bagi Persija Jakarta untuk segera bangkit dari paceklik kemenangan di BRI Super League 2025/26.




