Mohamed Salah akan mengakhiri perjalanan panjangnya yang penuh kesuksesan bersama Liverpool pada akhir musim 2025/26. Keputusan ini diumumkan oleh Salah dan pihak klub ketika sisa waktu musim hanya sekitar dua bulan, menarik perhatian besar dalam dunia sepak bola.

Sejak bergabung pada musim panas 2017, Salah telah menjadi figur sentral dalam periode gemilang Liverpool di era Premier League. Kehadirannya menandai perubahan drastis bagi The Reds, yang sebelumnya tidak berhasil memenangkan trofi besar selama lima tahun terakhir sebelum kedatangannya.

Dampak Instan dan Koleksi Trofi Berlimpah

Salah langsung memberikan dampak signifikan sejak awal kariernya di Anfield. Ia berperan penting dalam kemenangan Liga Champions 2018/19, di mana ia mencetak gol pembuka pada laga final melawan Tottenham Hotspur. Gol tersebut membantu Liverpool meraih trofi keenam mereka di kompetisi elite Eropa.

Musim berikutnya, Salah kembali tampil konsisten saat Liverpool mengamankan gelar Premier League 2019/20, mengakhiri penantian panjang klub selama 30 tahun. Dalam musim tersebut, ia mencatatkan 19 gol dan 10 assist, menunjukkan kontribusi vitalnya dalam serangan tim.

Selama sembilan tahun di Anfield, Salah telah membantu Liverpool menambah delapan trofi utama. Jumlah ini masih berpotensi bertambah jika klub berhasil meraih FA Cup atau Liga Champions di musim 2025/26.

  • Liga Champions: 2018/19
  • Premier League: 2019/20, 2024/25
  • FA Cup: 2021/22
  • Carabao Cup: 2 gelar
  • Piala Super UEFA
  • Piala Dunia Antarklub FIFA

Dengan warisan yang kokoh, Salah akan dikenang sebagai salah satu pemain paling hebat dalam sejarah klub. Kepergiannya akan menutup satu babak penting dalam era modern Liverpool, meninggalkan jejak prestasi yang sulit dilupakan.