Stasiun Cirebon mencatat lebih dari 93 ribu penumpang turun selama periode arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, terhitung sejak 11 hingga 20 Maret 2026. Kepadatan masih terlihat di H-1 Lebaran, Jumat (20/3), dengan ribuan pemudik dari ibu kota memadati stasiun.

Pada H-1 Lebaran, suasana Stasiun Cirebon masih cukup ramai, baik bagi penumpang yang hendak berangkat maupun yang baru tiba. Bahkan, pada momen tersebut, jumlah penumpang yang turun di Stasiun Cirebon mencapai 9.439 orang, didominasi oleh pemudik dari wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Humas KAI Daop 3 Cirebon merinci, selama periode arus mudik dari 11 sampai 20 Maret 2026, total kedatangan penumpang yang turun di Stasiun Cirebon mencapai lebih dari 93 ribu orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang naik dari stasiun tersebut pada periode yang sama tercatat lebih dari 52 ribu orang.

Banyak penumpang memilih menggunakan transportasi kereta api untuk pulang kampung karena alasan kenyamanan. Sebagian besar pemudik juga baru mendapatkan jatah libur kerja pada Jumat siang, sehingga baru bisa memulai perjalanan pulang ke kampung halaman.

Para pemudik mengaku ingin merayakan Idulfitri bersama orang tua, keluarga, dan kerabat di kampung halaman. Momen ini dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan mempererat tali persaudaraan.

Dalam kesempatan ini, manajemen KAI Daop 3 Cirebon turut mengimbau para penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan. Hal ini untuk menghindari risiko tertinggal di dalam kereta atau area stasiun.

Untuk periode arus balik, diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang kembali di Stasiun Cirebon. Peningkatan ini diprediksi terjadi setelah masa libur Lebaran usai, saat masyarakat kembali ke perantauan masing-masing.