Pada Rabu, 18 Maret 2026, harga emas perhiasan menunjukkan dinamika yang kontras di antara dua penyedia utama. Raja Emas Indonesia mencatat penurunan signifikan, sementara Lakuemas justru mengalami penguatan harga.
Berdasarkan pantauan sekitar pukul 02.40 WIB, harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia anjlok dari Rp2.430.000 menjadi Rp2.400.000 per gram. Penurunan sebesar Rp30.000 ini menjadi perhatian serius bagi investor dan konsumen yang memantau pergerakan komoditas tersebut.
Berbanding terbalik, Lakuemas justru mencatat kenaikan harga. Dari posisi sebelumnya di angka Rp2.587.000, harga emas perhiasan di Lakuemas kini menguat menjadi Rp2.591.000 per gram. Kenaikan sebesar Rp4.000 ini menandakan respons pasar yang berbeda dari masing-masing penyedia.
Perbedaan arah pergerakan harga ini mencerminkan bahwa harga emas perhiasan tidak selalu seragam. Faktor-faktor seperti kebijakan internal perusahaan, permintaan pasar, hingga fluktuasi harga emas global turut memengaruhi dinamika tersebut.
Pembaruan harga emas perhiasan di kedua platform tersebut umumnya dilakukan setiap hari kerja, mulai Senin hingga Sabtu. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan harga dapat terjadi secara rutin dan cepat mengikuti dinamika pasar yang terus bergerak.
Sebagai informasi tambahan, rincian harga emas perhiasan berdasarkan kadar di Raja Emas Indonesia pada perdagangan sebelumnya adalah sebagai berikut:
| Kadar Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| 24 karat | Rp2.400.000 |
| 23 karat | Rp2.225.000 |
| 22 karat | Rp2.125.000 |
| 21 karat | Rp2.028.000 |
Emas perhiasan sendiri tersedia dalam berbagai kadar, mulai dari 24 karat hingga kadar rendah seperti 5 karat, memberikan fleksibilitas bagi konsumen. Dengan kondisi pasar yang fluktuatif, calon pembeli dan investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga secara berkala. Membandingkan harga antar penyedia dapat menjadi strategi untuk mendapatkan nilai terbaik.




