Gresik, Selasa (17/3/2026) – Polres Gresik bersama Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Hasil inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar menunjukkan harga komoditas utama masih terkendali dan pasokan cukup hingga lebaran.
Sidak salah satunya dilakukan di Pasar Baru, Kecamatan/Kabupaten Gresik, pada Selasa pagi. Kegiatan ini bertujuan memantau langsung kondisi pasar dan mencegah potensi lonjakan harga atau kelangkaan barang.
Kepala Diskoperindag Gresik, Darmawan, menyatakan bahwa harga sejumlah bahan pokok vital berada dalam kondisi stabil dan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). “Untuk bawang merah, bawang putih sampai daging sapi maupun ayam masih stabil dan di bawah HET,” ujar Darmawan usai sidak.
Ia menambahkan, ketersediaan bahan pokok di Gresik juga dipastikan aman. “Untuk stok barang demikian juga masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama lebaran dan harga masih tergolong stabil,” jelasnya.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa sidak akan terus dilakukan secara berkala hingga lebaran. “Tentunya ini kita lakukan secara berkala, tidak hanya di sini saja. Hari ini juga kita laksanan mungkin 3 sampai 4 tempat. Kami akan pantau terus sampai menjelang lebaran,” terang AKBP Ramadhan.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau khawatir berlebihan, sebab stok bahan pokok di Gresik masih melimpah. Selain itu, AKBP Ramadhan juga meminta para pedagang untuk mematuhi ketentuan harga. “Serta kami mengimbau kepada para pedagang agar menjual bahan poko di bawah HET agar masyarakat dan pedagang juga tenang,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil sidak, berikut adalah daftar harga bahan pokok di Gresik menjelang Lebaran 2026:
- Beras medium: Rp12.600 per kilogram
- Beras premium: Rp14.900 per kilogram
- Gula: Rp17.500 per kilogram
- Minyak premium: Rp15.700 per kilogram




