Pembagian zakat di Jalan Agus Salim, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, mendadak ricuh dan diwarnai adu jotos. Insiden ini terjadi saat seorang pengusaha membagikan zakat berupa uang tunai senilai Rp50 kepada warga yang mengantre.

Kericuhan bermula ketika salah seorang pemuda yang diduga telah menerima zakat, kembali ikut mengantre untuk mendapatkan jatah kedua kalinya. Tindakan ini dipergoki oleh peserta antrean lain, yang kemudian memicu amarah dan berujung pada saling pukul di antara kerumunan.

Situasi yang awalnya tertib dan kondusif itu seketika berubah menjadi tidak terkendali. Panitia pembagian zakat terpaksa menghentikan kegiatan tersebut demi meredakan ketegangan dan mengembalikan situasi agar kembali kondusif.

Kapolsek Gresik Kota, Iptu Kevin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya mengaku telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi mengenai kericuhan itu.

“Itu kemarin kejadiannya. Meski tidak ada pemberitahuan kepada kami, kemarin tetap ada petugas yang jaga,” ujar Iptu Kevin pada Sabtu (14/3/2026), sehari setelah insiden.

Meski demikian, Iptu Kevin belum dapat memastikan adanya korban luka dalam insiden adu jotos tersebut. Hal ini dikarenakan tidak ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian.

“Karena tidak ada laporan masuk sama sekali. Baik pembagian zakat ataupun korban luka karena keributan itu,” pungkasnya.