CIREBON, 14 Maret 2026 – Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon memastikan ketersediaan beras di gudangnya dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan. Data per 11 Maret 2026 menunjukkan stok yang ada sangat memadai, bahkan hingga menghadapi bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri.
Stok Beras Pemerintah Capai Ratusan Ribu Ton
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Imam Mahdi, pada Jumat siang (13/3) menjelaskan bahwa stok beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikuasai Bulog Cabang Cirebon tercatat sebanyak 136.364 ton. Jumlah ini merupakan bagian dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang siap disalurkan.
Selain CBP, Bulog Cirebon juga memiliki stok beras komersial sekitar 8.924 kilogram atau setara 8 ton. Jika dibandingkan dengan kebutuhan rata-rata penyaluran melalui program SPHP serta bantuan pangan yang mencapai sekitar 300 ton per bulan, stok yang tersedia saat ini dinilai masih sangat mencukupi hingga sekitar 11 bulan ke depan.
Penyerapan Gabah dan Ketersediaan Komoditas Lain
Imam Mahdi menambahkan, jumlah stok beras Public Service Obligation (PSO) diperkirakan akan terus bertambah dalam waktu mendatang. Hal ini seiring dengan adanya program penyerapan gabah pada Musim Tanam Satu yang ditugaskan oleh Presiden melalui Kementerian Pertanian.
Tidak hanya beras, Bulog Cirebon juga menjamin ketersediaan sejumlah komoditas pangan lain dalam jumlah yang cukup. Berikut rincian stok komoditas pangan per 11 Maret 2026:
- Gula pasir: 1.934 kilogram (hampir 2 ton)
- Tepung terigu: 16.678 kilogram (sekitar 16 ton)
- Minyak goreng: 76.605 liter
Imbauan kepada Masyarakat
Pihak Bulog mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir ataupun melakukan aksi panic buying. Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Imam Mahdi, menegaskan, “Ketersediaan bahan pangan tetap terjaga,” memastikan bahwa pasokan akan aman selama periode penting seperti Ramadan dan Lebaran.




