Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada ribuan masyarakat di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjelang hari raya Idulfitri 2026. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang Lebaran.

Bantuan pangan tahun 2026 ini dialokasikan untuk periode Februari hingga Maret. Setiap penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Karena penyaluran dilakukan untuk dua bulan sekaligus, masyarakat menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Indramayu mencapai sekitar 314 ribu orang. Jika dikonversikan, total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari 6,2 juta kilogram beras dan sekitar 1,2 juta liter minyak goreng.

Penyaluran bantuan ini telah dilakukan di beberapa desa. Salah satunya di Desa Kalensari, Kecamatan Widasari, yang telah menyalurkan bantuan kepada 188 penerima manfaat.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Bapanas dan Bulog atas penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, “pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menangani persoalan ekonomi masyarakat, terutama menjelang hari raya.”

Sementara itu, pihak Bulog menyebutkan bahwa program bantuan pangan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari raya Idulfitri. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dan laju inflasi tetap terkendali, sekaligus membantu masyarakat kurang mampu dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.