Kepala operasional Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi, menegaskan bahwa turnamen sepak bola terbesar di dunia itu tidak akan ditunda atau dihentikan meskipun ada kekhawatiran mengenai konflik global. Pernyataan ini disampaikan Schirgi pada Selasa, 10 Maret 2026, menanggapi spekulasi penundaan akibat ketegangan internasional.
Sebelumnya, muncul kekhawatiran publik bahwa Piala Dunia 2026 yang akan datang bisa saja terganggu oleh konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di Timur Tengah. Namun, Schirgi memastikan bahwa skala ajang empat tahunan tersebut terlalu besar untuk dihentikan hanya karena dinamika geopolitik.
Pihak penyelenggara, lanjut Schirgi, terus memantau perkembangan situasi konflik internasional, termasuk di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, ia menyatakan belum ada indikasi kuat yang mengarah pada penundaan turnamen. “Andai saya dapat memastikan apa yang akan terjadi nanti, tentu saya akan mengatakannya sekarang,” ujar Schirgi.
Ia menambahkan, “Sayangnya, situasinya masih terus bergerak dan belum bisa dipastikan.” Untuk memastikan kesiapan para peserta, penyelenggara juga menjalin komunikasi aktif dengan sejumlah federasi sepak bola, termasuk Federasi Sepak Bola Iran.



