Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, meresmikan Jembatan Merah Putih Sungai Kriyan di Kota Cirebon pada Selasa, 10 Maret 2026. Jembatan gantung ini diharapkan menjadi akses vital yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Pekalipan dan Lemahwungkuk.

Peresmian jembatan yang membentang di atas Sungai Kriyan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur, Wakapolda, perwakilan DPRD, Walikota Cirebon, serta sejumlah pejabat lainnya. Jembatan Merah Putih secara spesifik menghubungkan wilayah Pegajahan di Kecamatan Pekalipan dengan Pegambiran di Kecamatan Lemahwungkuk.

Mayjen TNI Kosasih menyampaikan, jembatan gantung yang kini berdiri kokoh tersebut bertujuan untuk memperlancar mobilitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Keberadaannya sangat krusial, terutama bagi akses pendidikan anak-anak, sehingga warga tidak perlu lagi menempuh jalur memutar yang lebih jauh.

Program Pembangunan Jembatan Kodam III/Siliwangi

Di bawah wilayah Kodam III/Siliwangi, tercatat sudah ada sekitar 38 jembatan yang berhasil dibangun. Program ini memiliki target ambisius, yaitu pembangunan 15 jembatan setiap bulan di setiap Komando Resor Militer (Korem).

Pangdam Kosasih mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk segera melaporkan ke Komando Distrik Militer (Kodim) maupun Korem apabila terdapat wilayah yang aksesnya terputus dan membutuhkan pembangunan jembatan. Hal ini untuk memastikan respons cepat dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar.

Pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto. Diharapkan, jembatan ini tidak hanya mempercepat jarak tempuh, tetapi juga mampu mendorong peningkatan perekonomian lokal melalui kelancaran distribusi barang dan jasa.