Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air dengan berpulangnya penyanyi Vidi Aldiano pada usia 35 tahun. Setelah tujuh tahun berjuang melawan kanker ginjal, Vidi mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 7 Maret 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk sahabat lamanya, aktris Shireen Sungkar.
Melalui akun Instagram pribadinya, Shireen membagikan pengalaman haru yang ia rasakan sesaat sebelum Vidi berpulang. Ia mengaku sempat dilanda kegelisahan mendadak dan kekhawatiran akan kondisi Vidi. Firasat tersebut bahkan sempat ia ceritakan kepada sang suami, Teuku Wisnu.
Shireen memperlihatkan tangkapan layar pesan WhatsApp yang ia kirimkan kepada Vidi pada pagi hari, pukul 11.00 WIB, di hari yang sama dengan kepergian sang sahabat. Namun, pesan tersebut tidak terkirim dan tidak sempat dibalas. Teuku Wisnu sempat menyarankan Shireen untuk menanyakan kondisi Vidi melalui istrinya, Sheila Dara, namun tak lama kemudian kabar duka itu datang.
Dalam unggahannya, Shireen menuliskan doa dan kenangannya bersama Vidi. “Vid… Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu’anhu. Jujur tadi pagi kepikiran, tapi WA nggak dibales,” tulis Shireen.
Bagi Shireen, Vidi adalah sosok yang baik dan sabar. Ia melanjutkan, “Dear sobat lamaku, bismillah Allah sayang sama Vidi, diterima di sisi terindahNya, digugurin segala dosanya. Si anak baik dan sabar masyaAllah, temen semua orang.”
Kepergian Vidi juga menjadi pengingat bagi Shireen akan singkatnya waktu. “Dan menjadi sebaik-baiknya pengingat untuk aku. Waktu berjalan cepat. Orang yang kita sayang datang dan pergi dan aku hanya nunggu gilirannya,” tutup Shireen sendu.
Perjalanan Panjang Vidi Aldiano Melawan Kanker
Vidi Aldiano pertama kali terdeteksi mengidap kanker ginjal setelah memeriksakan diri karena suaranya menghilang. Awalnya, ia didiagnosa hipertensi tanpa riwayat keluarga. Pemeriksaan lanjutan di Singapura pada akhir 2019 mengungkap bahwa ia mengidap kanker ginjal stadium 3.
Setelah diagnosis, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal dan sempat percaya kankernya telah bersih. Namun, pada 2021, kanker tersebut kembali muncul, meski sempat mengalami remisi pada akhir tahun yang sama. Penyakitnya kemudian menyebar pada 2022, mendorong Vidi untuk menjalani berbagai pengobatan, termasuk kemoterapi, pengobatan alternatif di Thailand, dan perawatan di Penang, Malaysia.
Kondisi Vidi semakin melemah pada 2025, bahkan ia sempat mempertimbangkan untuk berhenti menjalani kemoterapi. Akhirnya, pada 7 Maret 2026, Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir ditemani seluruh anggota keluarga. Jenazahnya dimakamkan pada Sabtu, 8 Maret 2026, di TPU Tanah Kusir, Jakarta, diiringi hujan dan tangisan keluarga serta sahabat.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan kenangan indah dan menjadi pengingat bagi banyak orang akan betapa berharganya waktu bersama orang-orang tercinta.




