Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyatakan kekecewaan mendalam setelah Court of Arbitration for Sport (CAS) menolak banding yang diajukan terkait sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi mereka. Keputusan ini mempertegas bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA tetap berlaku.
Pengumuman penolakan banding ini disampaikan melalui pernyataan resmi CAS pada Kamis, 5 Maret 2026. FAM mengonfirmasi telah menerima keputusan final dari lembaga arbitrase olahraga tertinggi di dunia tersebut.
“FAM mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima keputusan akhir yang dikeluarkan oleh CAS terkait banding yang diajukan oleh FAM dan tujuh pemain tersebut,” tulis FAM dalam pernyataan resminya.
Tujuh pemain yang terkena sanksi adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, serta Hector Hevel. Mereka sebelumnya dijatuhi larangan bermain akibat masalah administratif dalam proses naturalisasi.
Meskipun banding ditolak, CAS memberikan pengurangan masa hukuman yang dihitung sejak 25 September 2025 hingga 26 Januari 2026. Artinya, sebagian masa sanksi telah diperhitungkan dalam periode tersebut.
FAM menegaskan tetap menghormati yurisdiksi CAS sebagai lembaga arbitrase olahraga internasional. Namun, federasi tersebut menilai bahwa hukuman yang dijatuhkan kepada para pemain tidak sepenuhnya proporsional.
Menurut FAM, para pemain sebenarnya tidak terlibat langsung dalam proses administratif yang menjadi sumber masalah. Mereka juga disebut tidak mengetahui persoalan dokumen yang terjadi di balik proses naturalisasi tersebut.
“Keputusan ini sangat mengecewakan, terutama bagi para pemain. Mereka tidak terlibat dalam proses administrasi dan tidak mengetahui hal-hal administratif,” demikian pernyataan FAM.
FAM menambahkan bahwa ketujuh pemain tersebut telah memperoleh kewarganegaraan Malaysia sesuai dengan hukum yang berlaku di negara tersebut. Oleh karena itu, mereka menilai para pemain seharusnya tidak menjadi pihak yang paling dirugikan dalam kasus ini.
Meski merasa kecewa, FAM menyatakan akan mempelajari secara menyeluruh keputusan CAS setelah menerima dokumen lengkap dari putusan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menentukan tindak lanjut yang mungkin diambil oleh federasi.



