Barcelona harus menelan pil pahit meski berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey. Hasil tersebut tidak cukup membawa Blaugrana melaju ke final, lantaran mereka kalah agregat 3-4 setelah dibantai 0-4 pada pertemuan pertama.
Pertandingan yang berlangsung di Camp Nou pada Rabu, 4 Maret 2026 dini hari WIB itu menjadi misi berat bagi tim asuhan Hansi Flick. Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona tampil agresif dan langsung menekan pertahanan tim tamu, bertekad membalikkan keadaan yang nyaris mustahil.
Dominasi Barcelona di Babak Pertama
Upaya Barcelona membuahkan hasil pada menit ke-29. Umpan silang terukur dari Lamine Yamal berhasil disontek Marc Bernal dari jarak dekat, menaklukkan kiper Atletico Madrid, Juan Musso. Gol ini membangkitkan semangat para pemain dan pendukung tuan rumah.
Momentum positif Barcelona berlanjut menjelang turun minum. Wasit Ricardo De Burgos menunjuk titik putih setelah Pedri dilanggar di kotak terlarang. Raphinha yang dipercaya sebagai eksekutor penalti tidak menyia-nyiakan kesempatan, sukses memperdaya Musso dan mengubah skor menjadi 2-0.
Babak Kedua dan Akhir yang Dramatis
Memasuki babak kedua, Barcelona semakin percaya diri dan terus menggempur pertahanan Atletico. Mereka berhasil menambah satu gol lagi, menjadikan skor 3-0. Namun, gol ketiga ini tetap tidak mampu menutupi defisit empat gol dari leg pertama.
Dengan kemenangan 3-0 di kandang, Barcelona secara heroik mencoba mengejar ketertinggalan. Namun, keunggulan agregat 4-3 yang telah dikantongi Atletico Madrid dari leg pertama terbukti terlalu besar untuk dikejar. Hasil ini memastikan Atletico Madrid melaju ke final Copa del Rey, sementara Barcelona harus mengubur mimpi mereka.




