PSM Makassar harus menelan pil pahit setelah takluk 2-4 dari Persita Tangerang dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (02/03/2026) malam. Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Juku Eja, julukan PSM, mengingat mereka sempat unggul dua gol tanpa balas di awal pertandingan.
PSM Makassar memulai pertandingan dengan penuh percaya diri. Penalti Yuran Lopes pada menit ke-7 membuka keunggulan setelah ia dijatuhkan di kotak terlarang. Momentum positif tuan rumah berlanjut ketika sundulan Aloisio Neto memanfaatkan sepak pojok Victor Dethan berhasil menggandakan skor menjadi 2-0 pada menit ke-26.
Namun, drama terjadi menjelang akhir babak pertama. Persita mendapatkan penalti pada menit ke-35 yang sukses dieksekusi oleh Aleksa Andrejic, memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Hanya berselang tiga menit, Pablo Ganet berhasil menyamakan skor menjadi 2-2, membuat babak pertama berakhir dengan ketegangan tinggi.
Memasuki babak kedua, PSM berupaya keras untuk kembali memimpin. Beberapa peluang tercipta, termasuk tembakan keras Sheriddin Boboev pada menit ke-54, namun lini pertahanan Persita tampil solid. Sebaliknya, tim tamu menunjukkan efektivitas serangan balik yang mematikan.
Skema serangan balik cepat Persita akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73 melalui gol Rayco Rodriguez, membawa mereka unggul 3-2. Upaya PSM untuk menyamakan kedudukan terus digagalkan oleh disiplin dan kecepatan pertahanan Persita. Petaka bagi Juku Eja datang pada menit ke-88 saat Hokky Caraka berhasil melewati Reza Arya sebelum menaklukkan kiper PSM, memastikan kemenangan Persita 4-2.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSM Makassar menjadi empat laga beruntun. Hasil minor ini menempatkan mereka di posisi ke-13 klasemen sementara dengan 23 poin, hanya berjarak lima angka dari zona degradasi.
Secara psikologis, kehilangan keunggulan dua gol menunjukkan rapuhnya konsentrasi dan organisasi pertahanan PSM, terutama dalam menghadapi serangan balik cepat lawan. Sementara itu, kemenangan tandang ini menjadi suntikan moral berharga bagi Persita Tangerang yang berhasil memanfaatkan momentum dan ketajaman penyelesaian akhir. PSM Makassar dituntut segera bangkit dan memperbaiki konsistensi permainan agar terhindar dari ancaman zona merah.




