Serial animasi legendaris The Simpsons kembali menjadi sorotan hangat di jagat maya. Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global pada awal Maret 2026, warganet ramai memperbincangkan sejumlah episode lama yang dianggap memuat “ramalan” tentang potensi Perang Dunia III.
Perhatian publik memuncak seiring konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran akan eskalasi perang yang lebih luas. Fenomena ini bukan kali pertama terjadi, sebelumnya serial ciptaan Matt Groening ini juga disebut-sebut berhasil “memprediksi” peristiwa besar seperti terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat hingga perubahan nama Twitter menjadi X.
Memasuki tahun 2026, fokus diskusi warganet kini beralih pada alur cerita yang berkaitan dengan perang global, kecerdasan buatan, hingga skenario kiamat. Meskipun tidak pernah mencantumkan tanggal spesifik, kemiripan tema dengan situasi nyata memicu perdebatan luas di dunia maya.
Salah satu episode yang kembali disorot adalah “Lisa’s Wedding” yang tayang pada tahun 1995. Dalam adegan masa depan, terdapat dialog yang kini terasa lebih relevan di tengah ketegangan geopolitik: “Kami menyelamatkanmu di Perang Dunia 3,”.
Referensi lain muncul dalam sebuah cuplikan pendek tahun 1987. Adegan tersebut memperlihatkan Homer yang yakin bahwa Perang Dunia III telah dimulai, bahkan meminta keluarganya untuk bersembunyi di bunker sebagai bentuk antisipasi terhadap serangan besar.
Tema kiamat juga diangkat dalam episode tahun 2005 berjudul “Thank God, It’s Doomsday”. Dalam cerita tersebut, Homer menjadi yakin bahwa akhir dunia sudah dekat setelah menonton film tentang pengangkatan ke surga, yang kemudian memicu kepanikan di kota Springfield.
Dialog dan adegan-adegan tersebut kini kembali diperdebatkan secara intens. Banyak penggemar menjuluki The Simpsons sebagai “peramal budaya pop” karena berulang kali menghadirkan cerita yang terasa selaras dengan kekhawatiran publik.
Selain isu perang, penonton juga menyoroti episode yang menyinggung flu misterius, kecerdasan buatan yang menggantikan pekerjaan manusia, rumah pintar, hingga alien. Tema-tema ini dinilai mencerminkan kecemasan global tentang perkembangan teknologi dan ketidakstabilan dunia saat ini.
Meski demikian, penting untuk diingat bahwa The Simpsons merupakan karya satir dan komedi. Namun, seiring tahun 2026 berjalan dengan berbagai dinamika global, alur ceritanya terus memantulkan ketakutan modern, membuat publik kembali bertanya: apakah ini hanya kebetulan semata, atau justru refleksi tajam terhadap realitas yang sedang kita hadapi?



