Pembalap tim pabrikan, Marc Marquez, menunjukkan sikap tenang menyikapi penerapan sistem penalti baru MotoGP 2026 yang mulai diuji coba di Thailand. Meskipun aturan tersebut membuatnya kehilangan kemenangan dalam balapan sprint, Marquez menegaskan dirinya menerima perubahan yang sedang dijalankan oleh otoritas balap.

Insiden yang dimaksud terjadi pada sprint race MotoGP Thailand, Sabtu (28/1/2026). Marquez, yang sempat berada di posisi terdepan, harus merelakan hasil balapan berubah setelah dikenai penalti turun satu peringkat. Keputusan steward diambil menyusul adanya kontak dengan pembalap Pedro Acosta saat duel sengit di tikungan.

Alih-alih memperpanjang polemik, Marquez justru menyatakan dukungan terhadap kebijakan baru tersebut. Menurutnya, para pembalap tidak memiliki pilihan selain menyesuaikan diri dengan arah regulasi yang ditetapkan penyelenggara.

“Ini merupakan era baru MotoGP jadi kami perlu beradaptasi. Kami tak punya hak untuk berkomentar karena kami harus mengikuti aturan,” ucap Marquez, menegaskan posisinya.

sumber gambar: jpnn.com