Kiper Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, secara resmi telah menandatangani kontrak dengan klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, yang akan mengikatnya hingga Juni 2029. Kepindahan ini menandai kembalinya Paes ke kampung halamannya setelah sebelumnya membela NEC Nijmegen dan FC Utrecht di Belanda.
Dalam sebuah kesempatan, Maarten Paes mengungkapkan detail mengejutkan di balik proses transfernya ke Ajax. Ia menegaskan bahwa kontak utama dan negosiasi kontraknya tidak melalui Jordi Cruyff, melainkan sosok Marijn Beuker.
Peran Kunci di Balik Transfer
Jordi Cruyff, yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik Ajax sejak bulan ini, juga dikenal memiliki hubungan baik dengan Maarten Paes karena perannya sebagai penasihat teknis di PSSI. Namun, Paes menjelaskan bahwa Marijn Beuker, yang merupakan Direktur untuk segala urusan sepak bola di Ajax, adalah pihak yang paling aktif dalam jendela transfer terakhir.
“Sebenarnya, Marijn Beuker masih aktif di jendela transfer terakhir. Jadi kontak terutama dengan Marijn,” jelas Maarten Paes. Ia menambahkan, “Kami selalu memiliki hubungan yang sangat baik. Dia adalah penasihat di sana. Ketika semuanya berjalan lancar, Jordi menelepon saya dan berkata ‘Mari kita selesaikan detailnya’.”
Proses Cepat dan Alasan Kepindahan
Proses kepindahan Paes ke Ajax berjalan cukup cepat. Kiper berusia 27 tahun itu pertama kali mendengar tentang minat Ajax saat sedang menjalani pramusim di Portugal bersama klubnya saat itu, Dallas FC. Tanpa ragu, Paes langsung menyetujui tawaran dari klub sebesar Ajax.
Beberapa faktor turut menguatkan pilihannya untuk berlabuh di Amsterdam dengan ikatan kontrak selama 3,5 musim. Salah satunya adalah kembali ke kampung halaman, mengingat Maarten Paes lahir dan besar di Belanda, meskipun ia memiliki kewarganegaraan Indonesia melalui jalur blijvers.
“Saya memeriksa ponsel saya lagi dan melihat bahwa agen saya telah mengirim pesan. Yah, itu cukup sering terjadi dalam empat setengah tahun itu, bahwa ada ketertarikan. Baru setelah beberapa hari berlalu saya menyadari bahwa itu benar-benar ketertaritan yang serius,” papar pemilik 10 caps di Timnas Indonesia itu.
“Saya langsung tahu bahwa inilah yang benar-benar saya inginkan. Dallas juga menawarkannya, yang sangat saya hargai dari klub itu,” imbuh Paes, menunjukkan apresiasinya terhadap mantan klubnya.



