Jakarta Popsivo Polwan berhasil mengamankan satu tempat di babak final four Proliga 2026 setelah menempati peringkat ketiga klasemen reguler. Kepastian ini didapat usai tim besutan Darko Dobreskov tersebut menaklukkan Medan Falcons dengan skor telak 3-0 pada pertandingan yang digelar di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jumat (27/2/2026).
Kemenangan ini sekaligus menjadi laga terakhir bagi bintang Jakarta Popsivo Polwan, Bethania de la Cruz, yang mengumumkan pensiun dari karier profesionalnya di Indonesia. De la Cruz tampil gemilang dengan mencetak 18 poin, termasuk 4 ace, berduet bersama Yonkaira Pena.
Popsivo Polwan Susul Dua Tim Lain
Dengan hasil ini, Jakarta Popsivo Polwan menyusul Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro yang telah lebih dulu memastikan tiket ke babak empat besar Proliga 2026. Popsivo tampil dominan sejak awal pertandingan melawan Medan Falcons, memenangkan set pertama 25-10, set kedua 25-19, dan set ketiga 25-15 tanpa melakukan pergantian pemain.
Perpisahan Emosional Bethania de la Cruz
Usai pertandingan, Bethania de la Cruz mengungkapkan perasaannya yang campur aduk setelah tiga musim berkarier di Indonesia. “Rasanya campur aduk, saya bermain tiga musim di Indonesia. Saya merasa terkesan dengan orang-orang yang ada di sini,” ujar De la Cruz.
Pemain asal Republik Dominika ini menambahkan bahwa dukungan penggemar membuatnya betah. “Mulai dari penggemar membuat saya kerasan selama tiga musim sejak pertama di Jakarta Pertamina pada 2018,” kenangnya.
Meski selalu berakhir sebagai runner-up dan belum pernah mempersembahkan gelar juara di Indonesia, De la Cruz menyimpan kenangan manis. Pada final pertamanya, ia bahkan berduet dengan Megawati Hangestri Pertiwi saat timnya dikalahkan Jakarta Popsivo Polwan. “Saya memang belum pernah mempersembahkan gelar juara di Indonesia. Tapi Indonesia tetap ada di hati saya selama saya berkarir di dunia voli,” tegasnya.
De la Cruz setidaknya berhasil menjaga catatan positif dengan mengantarkan timnya lolos ke final four pada musim terakhirnya.
Medan Falcons Tutup Musim Tanpa Kemenangan
Di sisi lain, Medan Falcons harus rela menyelesaikan musim kedua mereka di Proliga 2026 dengan catatan tanpa kemenangan. Deretan hasil minor ini tampaknya telah memengaruhi mental Maya Kurnia Indri Sari dan rekan-rekannya yang belum mampu lepas dari tekanan.
Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, berulang kali mengambil time out, namun hal itu tidak cukup untuk mengangkat moral tim. Meski demikian, Marcos berusaha melihat sisi positif dari progres yang terlihat, terutama dengan mengandalkan komposisi pemain muda.
“Sepanjang Proliga 2026 kami memang belum berhasil meraih kemenangan. Tapi progres permainan kami dari hari ke hari cukup berkembang,” kata Marcos Sugiyama.
Perebutan Slot Terakhir
Slot terakhir final four putri Proliga 2026 akan diperebutkan antara Jakarta Electric PLN dan Jakarta Livin Mandiri. Kedua tim dijadwalkan bertanding pada Minggu, 1 Maret 2026.




