PSIM Yogyakarta akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bhayangkara FC dalam laga pembuka pekan ke-28 Super League. Pertandingan yang dijadwalkan pada Jumat, 17 April 2026, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, ini akan dilakoni Laskar Mataram dengan kekuatan yang tidak ideal.
Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, memastikan bahwa skuadnya yang tersisa siap bekerja keras meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala. “Kondisi tim bagus meskipun kami memiliki beberapa pemain yang cedera dan mendapat sanksi larangan bermain. Jadi persiapannya sedikit lebih rumit, tetapi para pemain yang ada di lapangan bekerja keras dan menunjukkan semangat yang baik,” ujar Van Gastel.
Dua pemain andalan di lini belakang, Franco Ramos Mingo dan Yusaku Yamadera, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan dua pilar ini tentu menjadi perhatian serius bagi Van Gastel dalam meramu komposisi tim terbaik.
Selain sanksi, persoalan cedera juga menjadi tantangan tersendiri. Anton Fase masih dalam masa pemulihan, sementara Rahmatsho dipastikan tidak akan bermain. Kondisi Abiyoso masih belum pasti dan menunggu keputusan tim dokter.
“Rahmatsho dan Abiyoso cedera. Rahmatsho tidak akan bermain, tetapi saya belum tahu untuk Abiyoso (bermain atau tidak). Saya harus berbicara dengan dokter,” jelas Van Gastel terkait kondisi pemainnya.
Meski demikian, Van Gastel menegaskan bahwa timnya menganggap pertandingan melawan Bhayangkara FC sama pentingnya dengan laga-laga lain di Super League. Semangat juang para pemain diharapkan mampu menutupi kekurangan yang ada.



