Persaingan di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam semakin memanas menyusul debut gemilang Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia itu tampil solid saat Ajax ditahan imbang NEC Nijmegen akhir pekan lalu, sebuah penampilan yang kini mengancam posisi kiper muda Joeri Heerkens.
Penampilan Maarten Paes dinilai cukup solid, meyakinkan tim pelatih bahwa ia layak mendapatkan lebih banyak menit bermain di skuad utama.
Kesempatan Paes untuk tampil bersama Ajax datang secara tak terduga. Ia masuk menggantikan Vitezslav Jaros, kiper pinjaman dari Liverpool, yang menderita cedera saat pertandingan berlangsung dan tidak dapat melanjutkan laga.
Debut solid Paes ini secara langsung memengaruhi peta persaingan penjaga gawang di klub. Posisi Joeri Heerkens, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai aset masa depan, kini tergeser ke belakang.
Tim pelatih Ajax tampaknya menaruh kepercayaan lebih besar kepada Paes, mengingat klub membutuhkan sosok dengan pengalaman lebih matang untuk skuad utama.
Paes dinilai mampu tampil tenang dan sigap dalam kondisi krusial, sebuah kualitas yang sangat dibutuhkan Ajax Amsterdam untuk mengarungi turnamen musim ini.
Masa Depan Heerkens Terancam Peminjaman
Dengan kondisi ini, nasib Joeri Heerkens di Ajax Amsterdam diprediksi semakin sulit. Kiper muda tersebut bahkan terancam menepi dari skuad utama untuk waktu yang cukup lama. Klub juga dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi peminjaman untuknya pada bursa transfer musim panas mendatang.
Direktur Olahraga Jordi Cruyff disebut-sebut masih berupaya mencari kiper baru, yang berarti Heerkens atau Paul Reverson, kiper Jong Ajax, berpotensi dilepas. Meski demikian, Cruyff juga dikabarkan belum berniat menjadikan Maarten Paes sebagai kiper utama. Pemain berusia 27 tahun itu masih harus bersaing ketat untuk posisi tersebut di musim depan.




