Atalanta berhasil menciptakan kebangkitan luar biasa di leg kedua playoff Liga Champions musim 2025/2026. Menjamu Borussia Dortmund di Gewiss Stadium, Bergamo, pada Rabu dini hari, 25 Februari 2026, La Dea sukses menundukkan tim tamu dengan skor telak 4-1, memastikan tiket ke babak 16 besar dengan agregat 4-3.

Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi Atalanta yang datang dengan beban kekalahan 0-2 di leg pertama. Sejak peluit kick-off dibunyikan, skuad asuhan Gian Piero Gasperini menunjukkan ambisi besar untuk membalikkan keadaan di hadapan pendukungnya yang memadati stadion.

Babak Pertama: Dua Gol Penyeimbang Agregat

Tekanan Atalanta langsung membuahkan hasil cepat pada menit ke-5. Penyerang Gianluca Scamacca berhasil memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti yang gagal dihalau bek Dortmund. Dengan tenang, Scamacca melepaskan tembakan yang tak mampu diantisipasi kiper Gregor Kobel, membawa Atalanta unggul 1-0 dan memperkecil defisit agregat menjadi 1-2.

Dominasi tuan rumah terus berlanjut. Menjelang turun minum, Davide Zappacosta menggandakan keunggulan Atalanta di menit ke-45. Tembakannya yang sempat membentur pemain lawan membuat arah bola berubah dan mengecoh kiper Dortmund, mengubah skor menjadi 2-0. Gol ini krusial karena membuat agregat kembali imbang 2-2 saat wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Babak Kedua: Drama dan Penalti Penentu

Memasuki babak kedua, Atalanta tidak mengendurkan serangan. Mario Pasalic berhasil mencetak gol ketiga bagi La Dea pada menit ke-57. Sundulan kepalanya menyambut umpan silang akurat dari Marten de Roon tak mampu diantisipasi pertahanan Borussia Dortmund, membawa Atalanta unggul 3-0 dan memimpin agregat 3-2.

Borussia Dortmund sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-75. Karim Adeyemi melepaskan tembakan akurat ke sudut atas gawang Atalanta, mengubah skor menjadi 3-1 di laga ini dan kembali menyamakan agregat menjadi 3-3. Gol tersebut membangkitkan semangat tim tamu dan membuat momentum pertandingan kembali seimbang, membuka peluang bagi kedua tim untuk lolos.

Drama puncak terjadi di masa injury time. Sebuah pelanggaran yang dilakukan bek Dortmund, Ramy Bensebaini, di kotak penalti memicu tinjauan VAR. Setelah pemeriksaan, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Atalanta. Lazar Samardzic yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya di menit 90+8’, mengunci kemenangan Atalanta 4-1 dan agregat 4-3, sekaligus memastikan langkah La Dea ke babak 16 besar Liga Champions.