Duel sengit akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis malam, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB, saat Persib Bandung menjamu Madura United dalam lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini mempertemukan pemuncak klasemen yang perkasa di kandang melawan tim tamu yang berjuang keras memutus tren negatif.
Persib Berambisi Pertahankan Rekor Kandang
Persib Bandung memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan performa kuat di markas sendiri sepanjang musim. Tim besutan Bojan Hodak belum terkalahkan di GBLA dalam kompetisi ini dan bertekad mempertahankan tren positif sekaligus menjaga posisi puncak klasemen.
Gelandang kunci Marc Klok telah kembali dari pemulihan cedera dan siap mengendalikan lini tengah, meskipun Julio Cesar masih absen. Dukungan penuh dari suporter fanatik Persib diyakini akan menjadi energi ekstra bagi tuan rumah.
Madura United Berjuang Keluar dari Tren Negatif
Di sisi lain, Madura United datang dengan ambisi besar untuk bangkit dari tren negatif yang melanda mereka. Dalam sepuluh pertandingan terakhir, Laskar Sapeh Kerab belum mampu meraih kemenangan, mencatat enam kekalahan dan empat hasil imbang.
Dua hasil imbang terakhir bisa menjadi sinyal awal kebangkitan mental dan taktik mereka. Tim arahan Carlos Perreira bertekad mencuri poin demi memutus rentetan buruk dan menjaga peluang mereka di klasemen, terutama untuk keluar dari ancaman degradasi.
Pertarungan Strategi di Lapangan Hijau
Walaupun posisi di klasemen terpaut jauh—Persib kokoh di puncak dengan poin signifikan sedangkan Madura United berada di peringkat ke-14—pertandingan ini diperkirakan akan sangat sengit. Kedua tim punya misi jelas: Persib ingin memperpanjang dominasinya di kandang dan menjaga jarak dengan rival dekat, sementara Madura United tak ingin hasil buruk berlanjut dan ingin mengangkat moral tim.
Prakiraan susunan pemain dari kedua kubu menunjukkan strategi berbeda. Persib kemungkinan akan tampil dengan formasi menyerang 4-3-3, sementara Madura United memilih formasi 3-4-3 yang lebih adaptif, mencoba memaksimalkan serangan balik dan lebar lapangan untuk memberi tekanan pada lini pertahanan tuan rumah.
Pertarungan ini bukan sekadar soal tiga poin; ini juga menjadi bukti ambisi kuat Persib untuk mempertahankan dominasi di kandang dan ambisi keras Madura United untuk bangkit dari hasil kurang memuaskan. Duel ini layak ditunggu karena bisa menentukan momentum kedua klub untuk sisa musim kompetisi.




