Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memastikan kesiapan armada angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 431 unit kendaraan telah menjalani inspeksi keselamatan atau rampcheck hingga Jumat malam, 13 Februari 2026.

Kegiatan rampcheck ini telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan dilaksanakan secara intensif di berbagai terminal di Aceh. Terminal yang menjadi lokasi pemeriksaan meliputi Terminal Tipe A Banda Aceh, Terminal Lueng Bata, serta Terminal Tipe B di Pidie, Bireuen, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya (Abdya), Tapaktuan (Aceh Selatan), dan Singkil.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menegaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk menjamin seluruh armada angkutan Lebaran dalam kondisi laik jalan. “Personel Dishub Aceh bersama Ditlantas Polda Aceh, BPTD Kemenhub, dan Jasa Raharja terus melakukan inspeksi keselamatan terhadap kendaraan umum untuk memastikan angkutan Lebaran tahun ini berjalan aman dan selamat,” ujar Teuku Faisal.

Setiap kendaraan yang berhasil melewati serangkaian pemeriksaan akan diberikan stiker khusus. Stiker ini menjadi penanda bahwa kendaraan tersebut telah memenuhi standar keselamatan dan laik jalan untuk melayani pemudik.

Inspeksi keselamatan mencakup tiga aspek utama sesuai standar nasional. Pertama, aspek administrasi yang meliputi kelengkapan dokumen kendaraan dan pengemudi. Kedua, aspek teknis yang memeriksa sistem pengereman, kondisi ban, sistem kemudi, pencahayaan, dan kelayakan mesin.

Ketiga, aspek penunjang keselamatan seperti ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), palu pemecah kaca, kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Kegiatan rutin tahunan ini melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak. Di antaranya personel Ditlantas Polda Aceh, PT Jasa Raharja Aceh, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, Dishub Kota Banda Aceh, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organda Aceh.

Rampcheck kendaraan merupakan agenda krusial menjelang musim mudik Lebaran. Tujuannya adalah untuk memastikan armada AKDP laik jalan dan secara langsung menjamin keselamatan serta kenyamanan para penumpang selama perjalanan mudik.