Wardatina Mawa secara terbuka menyatakan niatnya untuk mengajukan gugatan cerai terhadap sang suami, Insanul Fahmi. Pernyataan ini muncul di tengah proses hukum laporan dugaan perzinaan yang menyeret nama Insanul Fahmi dan Inara Rusli, yang kini telah naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya.

Wardatina mengaku tengah bersiap kembali ke kampung halamannya di Medan, Sumatra Utara, guna mengurus proses perceraian di Pengadilan Agama Medan. Meski belum menyebut tanggal pasti, ia memberi isyarat bahwa langkah hukum tersebut kemungkinan besar akan ditempuh dalam waktu dekat, tepatnya setelah perayaan Lebaran.

Niat gugatan cerai ini disampaikan Wardatina usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/2). Di hadapan awak media, perempuan bercadar itu mengungkapkan bahwa setibanya di Medan nanti, ia akan langsung memproses pengajuan gugatan.

Laporan Dugaan Perzinaan Naik Penyidikan

Selain rencana perceraian, Wardatina juga tengah menghadapi proses hukum terkait laporannya atas dugaan perzinaan yang menyeret nama Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Dalam pemeriksaan yang berlangsung lebih dari tiga jam, ia mengaku menerima sekitar 27 pertanyaan dari penyidik.

Kuasa hukum Wardatina, Fedhli Faisal, membenarkan bahwa kliennya telah memberikan keterangan secara lengkap kepada penyidik. Ia menyebut proses klarifikasi berjalan cukup intens dan mendalam.

Saat ini, laporan yang dilayangkan Wardatina telah naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya. Artinya, aparat penegak hukum mulai mendalami bukti serta keterangan yang ada untuk menentukan langkah selanjutnya.

Setelah pemeriksaan terhadap Wardatina, penyidik dijadwalkan memanggil Insanul Fahmi dan Inara Rusli guna dimintai keterangan. Pemanggilan tersebut menjadi bagian dari prosedur untuk mengklarifikasi dugaan yang dilaporkan.

Kasus ini pun menyita perhatian publik, mengingat persoalan rumah tangga yang berujung pada proses hukum kerap menjadi sorotan luas. Kini, publik menanti kelanjutan proses baik di ranah peradilan agama maupun dalam penyidikan yang tengah berjalan di kepolisian.