Harga daging sapi di Pasar Rakyat Terminal Subang melonjak tajam hingga menembus angka Rp150 ribu per kilogram menjelang bulan suci Ramadan. Kenaikan signifikan ini memicu keluhan dari masyarakat dan desakan agar pemerintah segera menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Sebelum memasuki Ramadan, harga daging sapi di pasar tersebut berkisar antara Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan sekitar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu ini dilaporkan terjadi sejak dua hari lalu, Kamis (19/2/2026).
Ncih (56), seorang pedagang daging sapi di Pasar Rakyat Terminal Subang, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini berasal dari pemasok. “Dari sana nya ( pemasok ) sudah segitu, ya masa kita ga menaikan harga juga,rugi dong,” ujarnya.
Kondisi ini sontak memberatkan konsumen, salah satunya Ayu (30). Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap lonjakan harga yang dinilai terlalu tinggi. “Sangat mahal, memang biasanya harga daging selalu naik saat Ramadan, tapi ya gak segitunya lah,” keluhnya.
Ayu mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan dengan memberlakukan Operasi Pasar Murah. Menurutnya, langkah ini krusial untuk membantu masyarakat dengan daya beli rendah. “Jika bisa segera dilakukan OPM, kasian masyarakat dengan daya beli rendah,” pintanya.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Subang, M. Irwan Ahadiat, mengonfirmasi bahwa kenaikan harga komoditas pangan tidak terlepas dari prinsip supply and demand. Ia menjelaskan, lonjakan harga terjadi karena tingginya permintaan konsumen yang tidak diimbangi dengan ketersediaan barang yang memadai.
“Contohnya daging sapi, harga melonjak tinggi karena permintaan yang tinggi pula,” kata Irwan. Selain daging sapi, ia juga menyebutkan bahwa harga cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan, dari Rp60 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram.
Meskipun ketersediaan komoditas pangan di Subang saat ini dinilai masih aman, Irwan mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan. “Belanja sesuai kebutuhan,” tegasnya.



