JAKARTA – Wardatina Mawa menyatakan kesiapannya untuk mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Insanul Fahmi. Keputusan ini diambil setelah Mawa menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya pada Jumat, 20 Februari 2026, terkait laporannya atas dugaan perzinaan yang melibatkan Inara Rusli. Mawa berencana segera pulang ke Medan, Sumatera Utara, untuk mengurus proses perceraian tersebut di Pengadilan Agama Medan. “Ya nanti kayaknya setelah pulang dari sini saya mau ke Medan, itu saya bakal urus perceraian,” kata Wardatina Mawa kepada awak media.
Gugatan cerai ini akan diajukan dalam waktu dekat, yaitu setelah perayaan Idulfitri. Langkah hukum ini diambil bukan karena dendam, melainkan sebagai upaya Mawa untuk mengambil haknya sebagai istri sah secara bermartabat. Keputusan ini diambil di tengah proses hukum yang sedang berjalan, di mana laporan dugaan perzinaan terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli telah naik ke tahap penyidikan.
Latar Belakang Kasus dan Keputusan Cerai
Insanul Fahmi, seorang pengusaha muda lulusan Ilmu Komputer Universitas Indonesia, menikah dengan Wardatina Mawa pada 27 Januari 2019 saat keduanya berusia 19 tahun. Pernikahan mereka dikaruniai seorang anak laki-laki. Namun, rumah tangga mereka diterpa isu perselingkuhan yang melibatkan figur publik Inara Rusli. Wardatina Mawa melaporkan suaminya dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 atas tuduhan perselingkuhan dan perzinaan, dengan menyertakan bukti rekaman CCTV.
Dalam sebuah podcast, Insanul Fahmi membantah isu perselingkuhan dan mengaku telah menikah secara agama dengan Inara Rusli, serta telah menjatuhkan talak kepada Wardatina Mawa. Namun, Mawa menegaskan bahwa keputusannya menempuh jalur hukum dan perceraian bukan didorong oleh amarah atau dendam, melainkan sebagai upaya untuk mendapatkan haknya secara sah dan bermartabat. Ia juga menyatakan fokus pada masa depan dirinya dan sang anak.
Pihak Insanul Fahmi, melalui kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, menyatakan bahwa kliennya mulai pasrah jika Wardatina Mawa tetap menginginkan perceraian. Meskipun Insanul Fahmi masih menafkahi Mawa dan anak mereka, komunikasi antara keduanya dikabarkan sulit terjalin. Insanul Fahmi sendiri sempat berupaya untuk rujuk, namun Mawa tampaknya telah bulat dengan keputusannya untuk mengakhiri pernikahan.



