Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) resmi menjalin kerja sama strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, pada Jumat (13/2) malam, menandai komitmen bersama dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
UICI Dorong Akses Pendidikan Tinggi Digital
Rektor UICI, Prof Dr Ir Asep Saefudin, menegaskan bahwa perguruan tinggi yang dipimpinnya siap mendukung peningkatan kompetensi pekerja melalui pendidikan tinggi berbasis digital. Komitmen ini disampaikan dalam sambutannya pada penutupan Rakornas II dan Rakernas IV KSPSI.
“Kami hadir sebagai universitas berbasis cyber yang memungkinkan siapapun, kapanpun, dan di manapun untuk mengakses pendidikan tinggi. Ini menjadi peluang besar bagi para pekerja untuk meningkatkan kualifikasi tanpa harus meninggalkan pekerjaan,” ujar Prof Asep.
Prof Asep melanjutkan, program studi yang ditawarkan UICI sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Bidang-bidang tersebut mencakup bisnis digital, komunikasi digital, psikologi digital, informatika, sains data, teknologi industri pertanian, hingga teknik industri.
Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan serikat pekerja adalah langkah konkret untuk mendorong daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah pesatnya transformasi digital.
KSPSI Sambut Baik Peningkatan Kualitas Anggota
Di sisi lain, Ketua Umum KSPSI, Moh Jumhur Hidayat, menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Ia melihatnya sebagai bagian integral dari upaya KSPSI dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kualitas anggotanya melalui akses pendidikan yang lebih baik.
Kerja sama antara UICI dan KSPSI ini diharapkan dapat menjadi model sinergi yang efektif antara dunia pendidikan dan serikat pekerja. Tujuannya adalah untuk mewujudkan SDM unggul yang mampu berkontribusi pada kemajuan Indonesia.




