Pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 menyajikan tiga pertandingan sengit pada Jumat (20/2) malam WIB. Seluruh laga yang dimulai pukul 20.30 WIB ini akan memengaruhi persaingan di papan atas klasemen sekaligus perjuangan tim-tim untuk menjauh dari zona degradasi.

Persija Jakarta vs PSM Makassar: Ujian Macan Kemayoran di Kandang

Persija Jakarta akan menghadapi PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS). Macan Kemayoran memburu kemenangan kandang krusial meski harus kehilangan dua pilar penting, Rizky Ridho akibat akumulasi kartu dan Paulo Ricardo karena cedera. Pelatih Mauricio Souza menegaskan, “skuadnya tetap siap karena sudah menyiapkan pengganti dan formasi terbaik.”

Tim Ibu Kota juga harus beradaptasi dengan kondisi rumput stadion yang masih dalam perawatan. Namun, target tiga poin tetap menjadi prioritas utama. Sementara itu, PSM Makassar diperkirakan akan mencoba memanfaatkan celah absennya pemain inti tuan rumah untuk mencuri hasil positif di Jakarta.

Semen Padang vs Malut United: Pertarungan Zona Degradasi Kontra Papan Atas

Di Stadion H. Agus Salim, Padang, Semen Padang akan menjamu Malut United. Tim tamu datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan telak 4-0 pada laga sebelumnya dan kini bertengger di papan atas klasemen.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menuntut fokus penuh dari anak asuhnya. Ia mengingatkan bahwa Semen Padang sedang berjuang keras keluar dari zona degradasi dan berpotensi tampil lebih agresif. Tuan rumah juga dikenal berbahaya di 15 menit akhir pertandingan, sehingga konsentrasi penuh menjadi kunci bagi tim tamu. Faktor adaptasi bermain malam hari di awal Ramadan turut menjadi perhatian kedua tim dalam laga ini.

Persik Kediri vs Bhayangkara Presisi Lampung FC: Konsentrasi Lini Belakang Jadi Kunci

Pertandingan ketiga mempertemukan Persik Kediri melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Brawijaya, Kediri. Persik bertekad mengamankan poin penuh di kandang meskipun kemungkinan kehilangan gelandang penting Imanol Garcia karena akumulasi kartu.

Pelatih Marcos Reina telah menyiapkan alternatif agar lini tengah tetap solid. Bhayangkara diprediksi akan memberikan perlawanan sengit karena memiliki rekor tandang yang cukup baik dan diperkuat pemain-pemain cepat di lini serang. Bek Persik, Kiko Carneiro, menilai, “duel ini akan berat sehingga konsentrasi lini belakang menjadi kunci hasil pertandingan.”

Ketiga laga tersebut dipastikan akan memengaruhi peta persaingan klasemen, baik dalam perebutan posisi puncak maupun perjuangan tim-tim untuk menjauh dari ancaman degradasi.