Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, buka suara terkait sorotan publik atas dominasi pemain asing dalam dua pertandingan awal Piala Presiden 2026. Tavares menegaskan, keputusan tersebut bukan karena meragukan kualitas pemain lokal, melainkan dipengaruhi oleh kondisi fisik skuadnya yang belum sepenuhnya siap.

Juru taktik asal Portugal itu menjelaskan bahwa sejumlah pemain lokal masih belum mencapai tingkat kebugaran ideal untuk bermain dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, ia memilih memberikan menit bermain lebih banyak kepada para legiun asing yang dinilai lebih siap menghadapi tuntutan pertandingan.

“Pemain lokal yang saya miliki saat ini belum dalam kondisi kebugaran yang cukup baik untuk bermain 20 atau 30 menit di lapangan dengan intensitas seperti ini. Itulah mengapa saya menggunakan lebih banyak pemain asing,” ujar Tavares, Rabu (29/7).

Keputusan ini telah terlihat jelas dalam dua laga awal Persebaya di Piala Presiden 2026. Enam pemain asing langsung dipercaya mengisi susunan starter sebagai bagian dari proses evaluasi sekaligus menjaga kualitas permainan tim di lapangan.

Meski demikian, Tavares menegaskan bahwa tidak ada perlakuan istimewa bagi pemain asing. Ia menekankan bahwa semua pemain memiliki kesempatan yang sama, tergantung pada kesiapan dan performa mereka.