Denpasar, Senin (3/8/2026) – Teka-teki mengenai lokasi pertandingan semifinal dan final Piala Presiden 2026 akhirnya terjawab. Stadion I Wayan Dipta, Bali, secara resmi ditunjuk sebagai venue netral untuk menggelar fase krusial turnamen pramusim tersebut.

Keputusan ini sekaligus menandai dimulainya babak empat besar yang akan menyajikan dua duel sarat gengsi. Pada semifinal, Persib Bandung dijadwalkan menghadapi rival abadinya, Persija Jakarta. Sementara itu, Persebaya Surabaya akan bertemu Arema FC dalam Derbi Jatim yang selalu dinanti.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat muncul wacana untuk menggelar semifinal dan final di Surabaya. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah berdiskusi dengan Wali Kota Surabaya.

“Tadinya saya maunya di Surabaya dengan pertimbangan di sini kotanya aman, ya, kemudian masyarakatnya penuh semangat, bersih, ya, dan saya menyaksikan sampai tadi pagi saya keliling Surabaya betul-betul kota yang sangat indah dan penuh semangat dan spirit yang luar biasa,” kata Maruarar dalam konferensi pers, Minggu (2/8/2026).

Maruarar menambahkan, “Tapi saya tentu berdiskusi dengan penguasa Surabaya, adik saya Pak Wali Kota, mungkin pada kesempatan yang lain Surabaya akan kita tentukan menjadi tuan rumah semifinal ya.”

Setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan berkoordinasi langsung dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pilihan final jatuh ke Bali. Penunjukan Bali sebagai venue pertandingan semifinal dan final Piala Presiden 2026 ini diumumkan secara resmi oleh Maruarar Sirait.