PADANG – Semen Padang FC akan menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga krusial pekan ke-24 Super League. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Haji Agus Salim, Padang, pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 21.00 WIB.

Bagi tim berjuluk Kabau Sirah, pertandingan kandang ini menjadi sangat vital dalam upaya mereka melepaskan diri dari jerat zona degradasi. Hingga pekan ke-23, Semen Padang masih terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 16 poin.

Perjuangan Keluar dari Zona Merah

Posisi Semen Padang di peringkat ke-18 klasemen sementara Super League menuntut mereka untuk meraih kemenangan demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi. Mereka memiliki poin yang sama dengan Persis Solo di peringkat ke-17. Sementara itu, PSBS Biak berada di posisi ke-16 dengan 18 poin, dan Persijap Jepara di peringkat ke-15 dengan 19 poin.

Dengan kalkulasi poin yang ketat ini, kemenangan atas PSIM Yogyakarta akan sangat berarti untuk memperkecil jarak dengan tim-tim di atasnya dan mendekat ke zona aman.

Kesiapan Tim dan Strategi Pelatih

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menyatakan kesiapan timnya menghadapi laga penting ini. Ia memastikan sebagian besar pemain berada dalam kondisi prima, meski ada satu pemain yang harus absen.

“Semua pemain dalam kondisi siap, kecuali Boubakary Diarra yang absen karena kartu merah di laga terakhir. Kami sudah latihan dan cukup positif. Semoga bisa menang pertandingan lawan PSIM,” ujar Dejan Antonic.

Antonic juga mengonfirmasi bahwa gelandang andalan, Alhassan Wakaso, telah kembali berlatih bersama tim dan dalam kondisi fit. Mengenai kekuatan lawan, Dejan Antonic mengaku telah memiliki gambaran yang jelas untuk menghadapi PSIM Yogyakarta malam nanti.