Persib Bandung berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Super League setelah menaklukkan rival abadi, Persija Jakarta, dengan skor tipis 2-1. Kemenangan ini tidak hanya memperlebar peluang Maung Bandung meraih gelar juara musim ini, tetapi juga menjadi sorotan utama pekan ke-32.

Di sisi lain, drama juga tersaji di papan bawah. Persijap Jepara secara dramatis memastikan diri bertahan di kasta tertinggi Super League musim depan. Laskar Kalinyamat sukses memetik kemenangan tandang meyakinkan 3-0 atas Persita Tangerang di Banten International Stadium, Serang, Minggu (10/5).

Persib Kokoh di Puncak, Persija Tumbang

Kemenangan Persib atas Persija dengan skor 2-1 menjadi penentu penting dalam perburuan gelar. Hasil ini membuat Persib tetap memimpin klasemen, memperkuat posisi mereka di puncak.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, dilaporkan menyesali “kesalahan mahal” yang dilakukan timnya, mengindikasikan bahwa pertandingan tersebut penuh dengan momen krusial yang berujung pada kekalahan Macan Kemayoran.

Persijap Amankan Posisi, Persis Terancam Degradasi

Tiga gol kemenangan Persijap Jepara dicetak oleh Dicky Kurniawan, Sudi Abdillah, dan Carlos Franca. Tambahan tiga poin ini membawa Persijap mengoleksi total 34 poin dan menempati peringkat ke-13 di klasemen sementara.

Dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi musim ini, perolehan 34 poin tersebut sudah cukup bagi Persijap untuk unggul dari Persis Solo yang kini berada di peringkat ke-16 atau zona merah degradasi. Persis saat ini mengumpulkan 28 poin.

Meskipun Persis Solo berpotensi menyamai poin Persijap jika memenangkan dua laga terakhirnya, Laskar Sambernyawa akan tetap kalah dalam perhitungan head to head dibandingkan Persijap. Kondisi ini secara efektif mengamankan posisi Persijap di Super League musim depan, sekaligus menempatkan Persis Solo dalam ancaman serius degradasi.