Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit setelah takluk telak 0-3 dari tuan rumah Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-27 BRI Super League. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyoroti kondisi mental timnya yang rapuh sebagai penyebab utama kekalahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam WIB.

Dominasi Persija Sejak Awal Laga

Pertandingan yang berlangsung di hadapan ribuan Jakmania itu menunjukkan dominasi Persija sejak menit awal. Gol pembuka Macan Kemayoran lahir dari titik putih melalui Allano pada menit ke-16.

Keunggulan tersebut semakin diperlebar oleh brace Eksel Runtuhaku pada menit ke-54 dan 76, memastikan kemenangan telak bagi tim Ibu Kota. Hasil ini membuat Persebaya harus pulang tanpa poin.

Bernardo Tavares Soroti Mental Pemain

Menurut Bernardo Tavares, momen kebobolan di awal laga menjadi titik krusial yang mengubah jalannya pertandingan. Pelatih asal Portugal itu menilai gol pembuka Persija seharusnya bisa dihindari jika pemainnya lebih disiplin dan fokus dalam menjalankan instruksi.

Tavares secara spesifik menyebut rapuhnya kondisi mental Rachmat Irianto dan kawan-kawan setelah gol pertama. Tekanan dari tuan rumah yang terasa sejak menit awal membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan mereka sepanjang laga, yang berujung pada kekalahan telak.