Milan, Italia – Hari ke-14 Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, Jumat (20/2/2026), diwarnai dengan aksi spektakuler dan drama yang memukau para penonton. Kontingen Tiongkok kembali menunjukkan taringnya dengan meraih medali emas di nomor freestyle skiing aerials putra melalui Wang Xindi. Keberhasilan ini memperkokoh posisi Tiongkok sebagai kekuatan utama dalam olahraga ekstrem tersebut.
Wang Xindi berhasil mengamankan medali emas dengan skor 132,60 poin, mengungguli juara dunia Noe Roth dari Swiss yang harus puas dengan medali perak. Tak hanya itu, Tiongkok juga menambah koleksi medali berkat penampilan solid Li Tianma yang meraih perunggu. Kemenangan Wang Xindi memiliki makna spesial, karena dua hari sebelumnya, sang istri, Xu Mengtao, juga berhasil meraih emas di nomor freestyle skiing aerials putri. Pasangan Wang Xindi dan Xu Mengtao menjadi salah satu dari sedikit pasangan suami-istri yang berhasil meraih emas individu pada edisi Olimpiade yang sama.
Sementara itu, di nomor freestyle skiing halfpipe putra, atlet Amerika Serikat Alex Ferreira akhirnya melengkapi koleksi medalinya dengan emas. Setelah meraih perak pada Olimpiade PyeongChang 2018 dan perunggu di Beijing 2022, Ferreira mencetak skor tertinggi 93,75 poin untuk berdiri di podium tertinggi. “Ini adalah momen Lionel Messi saya,” ujar Ferreira haru, merujuk pada momen emosional Lionel Messi saat mengangkat trofi Piala Dunia.
Drama di Lintasan Es dan Dominasi Eropa
Persaingan di lintasan es juga tidak kalah sengit. Pada cabang short track speed skating putri 1.500 meter, atlet Korea Selatan mendominasi dengan mengamankan posisi satu dan dua. Di sisi lain, atlet veteran Belanda, Antoinette Rijpma-de Jong, mencatatkan sejarah pribadi dengan meraih emas Olimpiade pertamanya di nomor 1.500 meter putri setelah penantian empat edisi Olimpiade. Tim putra Belanda juga turut mencetak sejarah dengan meraih emas pertama mereka di nomor estafet 5.000 meter.
Babak semifinal hoki es putra berlangsung dramatis. Kanada berhasil menyingkirkan Finlandia dengan skor ketat 3-2 dalam laga yang diwarnai konfrontasi fisik antar pemain. Amerika Serikat menyusul ke final setelah melibas Slowakia 6-2, menyiapkan panggung untuk duel klasik Amerika Utara di partai puncak.
Norwegia Kokoh di Puncak Klasemen
Hingga hari ke-14, Norwegia masih kokoh memimpin klasemen perolehan medali sementara dengan total 37 medali, yang terdiri dari 17 emas, 10 perak, dan 10 perunggu. Capaian ini memecahkan rekor emas terbanyak mereka dalam satu edisi Olimpiade Musim Dingin, melampaui rekor 16 emas di Beijing 2026. Amerika Serikat menempati posisi kedua dengan 29 medali (10 emas, 12 perak, 7 perunggu), diikuti tuan rumah Italia di urutan ketiga dengan 27 medali (9 emas, 5 perak, 13 perunggu).
Sementara itu, Johannes Dale-Skjevdal dari Norwegia berhasil memenangkan emas di nomor biathlon 15 kilometer mass start putra dengan akurasi tembakan 100%. Keberhasilan ini semakin mempertegas dominasi Norwegia di ajang olahraga musim dingin ini.
Catatan Penting:
- Hari ke-14 Olimpiade Musim Dingin 2026 mempertandingkan tujuh medali emas di berbagai cabang olahraga.
- Alex Ferreira menyebut pencapaian emasnya sebagai “momen Lionel Messi”.
- Pasangan Wang Xindi dan Xu Mengtao menjadi salah satu dari sedikit pasangan suami-istri yang meraih emas individu di Olimpiade Musim Dingin yang sama.
- Norwegia mencetak rekor 17 medali emas, melampaui rekor sebelumnya di Beijing 2022.




