Bintang Liverpool, Mohamed Salah, dikabarkan akan mengakhiri kontraknya lebih cepat dengan klub berjuluk The Reds tersebut. Keputusan ini mengejutkan publik mengingat pemain asal Mesir itu sejatinya masih terikat kontrak hingga musim panas 2027. Namun, Salah memilih untuk berpisah pada akhir musim 2025/2026.

Sebagai bentuk penghormatan kepada klub yang telah dibelanya sejak 2017, Mohamed Salah bahkan rela tidak mengambil gaji untuk musim terakhirnya. Sikap ini menunjukkan dedikasi tinggi sang pemain terhadap Liverpool, klub yang telah ia bela selama hampir satu dekade.

Pengorbanan Finansial dan Kontribusi Gemilang

Mohamed Salah tercatat sebagai salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Liga Inggris. Ia menerima gaji sebesar 400 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp 9 miliar per pekan. Dengan demikian, total gaji per musimnya mencapai 20,8 juta Poundsterling, atau sekitar Rp 470 miliar.

Dengan keputusan untuk tidak mengambil gaji pada musim terakhirnya, Liverpool dipastikan akan menghemat dana sebesar 20,8 juta Poundsterling. Kepergian Salah pada musim panas 2026 akan berstatus bebas transfer, yang berarti Liverpool tidak akan menerima biaya transfer dari kepindahannya.

Sejak bergabung dari AS Roma pada tahun 2017, Mohamed Salah telah menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah modern Liverpool. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari deretan gol yang ia cetak setiap musim, tetapi juga perannya sebagai pemimpin di ruang ganti dan panutan bagi pemain muda.

Selama membela Liverpool, Salah berperan besar dalam berbagai kesuksesan klub. Ia berhasil menyumbangkan delapan gelar, termasuk Liga Champions, Premier League, Piala FA, dan Piala Liga Inggris. Kepergiannya akan meninggalkan warisan besar bagi klub Merseyside tersebut.