Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, kembali menorehkan namanya dalam buku sejarah Piala Dunia. Pemain berusia 18 tahun ini resmi masuk daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Catatan impresif itu diraih Yamal saat Spanyol menghadapi Arab Saudi dalam laga Grup H Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Senin, 22 Juni 2026, menjadi saksi bisu gol bersejarahnya.

Winger Barcelona tersebut membuka keunggulan La Roja pada menit ke-11. Yamal dengan sigap menyambar umpan silang mendatar dari Mikel Oyarzabal, lalu melepaskan penyelesaian dari jarak dekat yang tak mampu dibendung kiper lawan.

Meski terlihat sederhana, gol tersebut memiliki makna besar. Pada usia 18 tahun 343 hari, Yamal kini menduduki peringkat ketujuh sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia bahkan melampaui catatan megabintang Argentina, Lionel Messi, yang mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat berusia 18 tahun 357 hari.

Daftar pencetak gol termuda Piala Dunia masih dipimpin oleh legenda Brasil, Pele. Sang maestro sepak bola itu mencetak gol di ajang empat tahunan tersebut pada usia 17 tahun 239 hari, sebuah rekor yang belum terpecahkan hingga kini.

Selain Pele dan Messi, sejumlah nama besar lain juga menghiasi daftar pencetak gol termuda Piala Dunia. Mereka adalah Manuel Rosas, Gavi, Michael Owen, Nicolae Kovacs, Dmitri Sychev, Julian Green, dan Divock Origi.

Gol ke gawang Arab Saudi juga menegaskan peran vital Yamal dalam skuad Spanyol. Sebelumnya, pemain muda ini hanya memulai pertandingan pertama Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde dari bangku cadangan. Hal tersebut dikarenakan Yamal baru saja pulih dari cedera paha yang sempat membekapnya.