Kebangkitan Manchester United di bawah kepemimpinan Michael Carrick kini memicu pertanyaan besar di kalangan penggemar Setan Merah: apa yang sedang dipikirkan oleh Ruben Amorim?

Pertanyaan ini turut diangkat oleh mantan pemain klub, Gary Neville. Ia meyakini bahwa Amorim kemungkinan tengah merenungkan secara mendalam setelah menyaksikan performa menakjubkan United sejak Carrick mengambil alih kursi pelatih.

Transformasi di Bawah Carrick

Tanpa penambahan pemain baru, tanpa persiapan pramusim, dan dengan jadwal pertandingan yang semakin padat, Carrick berhasil meningkatkan performa tim yang sebelumnya terpuruk. Kemenangan atas Manchester City dan Arsenal menjadi momen krusial, sebelum kemenangan tipis 1-0 melawan Everton memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi enam pertandingan.

Hasil ini kontras dengan periode akhir kepelatihan Amorim. Di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut, United dianggap gagal memanfaatkan potensi skuad yang ada. Kini, dengan skuad yang sama, Carrick berhasil menghadirkan semangat dan efektivitas yang berbeda di lapangan.

Carrick datang dengan pendekatan yang tidak drastis. Ia justru memaksimalkan peran pemain, menyederhanakan instruksi, dan memberikan lebih banyak ruang untuk berekspresi. Hasil positif dari pendekatannya sudah terlihat jelas.

Dilema Filosofi Ruben Amorim

Meskipun demikian, tidak ada jaminan bahwa Amorim akan mengubah prinsipnya. Keteguhan pada filosofi adalah ciri khas yang selama ini ia banggakan. Enam pertandingan tanpa kekalahan mungkin belum cukup untuk mengubah pandangannya secara fundamental.

Dalam wawancara kerja selanjutnya, pertanyaan mengenai fleksibilitas dalam taktik dan kemampuan beradaptasi hampir pasti akan menjadi isu utama. Klub-klub yang tertarik tentu tidak ingin mengulangi kondisi yang sama.

Jika benar Amorim memilih untuk lebih pragmatis ke depannya, seperti yang diperkirakan Neville, maka dampak positif akan lebih terasa baginya. Namun, melihat karakter dan rekam jejaknya, perubahan besar bukanlah sesuatu yang bisa diprediksi dengan mudah.

Untuk saat ini, satu hal yang pasti: perjalanan Manchester United musim ini belum berakhir. Dan di balik kebangkitan tim, ada pelajaran penting yang mungkin, atau mungkin tidak, sedang diambil oleh Ruben Amorim.