Juventus dikabarkan tengah mengincar kiper tim nasional Indonesia, Emil Audero, untuk posisi pelapis pada musim depan. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar klub untuk merombak komposisi penjaga gawang mereka. Namun, target utama Bianconeri tetap tertuju pada Guglielmo Vicario, kiper Tottenham Hotspur.

Laporan dari La Gazzetta dello Sport pada Jumat, 27 Februari 2026, mengungkapkan bahwa manajemen Juventus tidak sepenuhnya puas dengan performa kiper utama Michele Di Gregorio dan Mattia Perin. Perin bahkan disebut-sebut menginginkan jaminan sebagai starter, sementara kiper ketiga Carlo Pinsoglio berpotensi pensiun.

Dalam upaya perombakan ini, Juventus memantau sejumlah kiper papan menengah Serie A. Nama-nama seperti Ivan Provedel (Lazio), Lorenzo Montipò (Verona), Wladimiro Falcone (Lecce), Federico Ravaglia (Bologna), serta Emil Audero yang musim ini membela Cremonese, masuk dalam daftar pantauan.

Emil Audero, yang kini berusia 29 tahun, merupakan produk asli akademi Juventus. Kontraknya akan berakhir pada Juni mendatang, menjadikannya opsi menarik karena tidak akan memakan slot skuad di Serie A maupun Liga Champions. Musim ini, Audero telah mencatatkan 22 penampilan dan tujuh clean sheet bersama Cremonese, termasuk saat membantu timnya menaklukkan AC Milan.

Meskipun namanya masuk radar, Emil Audero diproyeksikan sebagai kiper pelapis. Prioritas utama Juventus adalah Guglielmo Vicario, kiper Tottenham Hotspur, yang diharapkan menjadi proyek jangka panjang klub, mengikuti jejak legenda seperti Gianluigi Buffon dan Wojciech Szczesny. Persaingan untuk mendapatkan Vicario diperkirakan ketat, mengingat Inter Milan juga dikabarkan tertarik merekrutnya sebagai pengganti Yann Sommer.

Apabila Juventus gagal mengamankan Vicario, Marco Carnesecchi dari Atalanta menjadi alternatif yang dipertimbangkan. Kepulangan Emil Audero ke Turin akan menandai babak baru dalam kariernya, sekaligus membuka peluang baginya menjadi kiper berdarah Indonesia pertama yang kembali berseragam Juventus di level elite Eropa.