JAKARTA – Di tengah dinamika polemik hukum dan perebutan , akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Momen ini bertepatan dengan bulan suci , di mana ia mengaku sedang dalam proses introspeksi diri dan belajar menjadi sosok ibu yang lebih baik.

Permintaan maaf ini disampaikan Inara melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Ia mengakui adanya kekhilafan dan menyatakan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa yang tidak sempurna. “Teruntuk anak-anak mami, maafin mami yang belum sempurna ya Nak,” ujar Inara Rusli dalam video tersebut. Ia juga menambahkan bahwa segala keterbatasan yang ia rasakan bukan karena kurangnya cinta kepada ketiga buah hatinya.

Pernyataan ini muncul di tengah berjalannya kasus hukum yang melibatkan Inara Rusli, mantan suaminya , serta Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi. Kasus dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang dilaporkan Wardatina Mawa terhadap Inara dan Insanul Fahmi telah naik ke tahap penyidikan. Di sisi lain, Inara juga melaporkan Wardatina terkait dugaan akses ilegal CCTV, yang juga telah memasuki tahap penyidikan.

Mediasi Hak Asuh Anak Membuahkan Hasil

Di tengah berbagai persoalan hukum tersebut, upaya mediasi antara Inara Rusli dan Virgoun terkait hak asuh anak yang difasilitasi oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dilaporkan membuahkan hasil positif. Ketua Komnas PA, Agustinus Sirait, menyatakan bahwa langkah mediasi awal telah berhasil meredakan ketegangan di antara keduanya.

Agustinus Sirait menambahkan bahwa Komnas PA akan kembali mengundang Inara dan Virgoun untuk menyusun kesepakatan tertulis mengenai hak asuh anak setelah masa liburan selesai. Sebelumnya, Inara Rusli sempat melaporkan Virgoun ke Komnas PA karena diduga mengambil paksa anak-anak mereka tanpa persetujuan. Virgoun diketahui membawa anak-anaknya sejak kasus dugaan perselingkuhan Inara mencuat, dengan alasan agar anak-anak tidak terpengaruh oleh pemberitaan negatif.

Namun, pada akhirnya, Virgoun telah mengembalikan ketiga anaknya kepada Inara Rusli. Pihak Inara mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai sesuai dengan putusan pengadilan yang memberikan hak asuh kepada Inara.

Refleksi di Momen Ramadan

Permintaan maaf Inara Rusli ini juga mencakup refleksi diri dan proses mengampuni diri sendiri. Ia mengungkapkan bahwa maaf ini ditujukan kepada anak-anaknya dan semua pihak yang mungkin tersakiti olehnya. Momen ini bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-33 pada 19 Februari 2026, di mana ia memilih merayakannya dengan sederhana di panti asuhan.

Inara juga sempat menyinggung soal hati yang pernah tersakiti dan proses belajar untuk memaafkan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan sebagai manusia bukan berarti kurangnya rasa cinta, dan ia terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik.