Indonesia Creative Cities Network (ICCN) secara resmi meluncurkan Buku Digital Retrospektif Kota Kreatif pada Senin, 16 Maret 2026. Buku digital ini hadir sebagai dokumentasi komprehensif yang merekam perjalanan dan perkembangan kota serta kabupaten kreatif di seluruh Indonesia.
Buku Retrospektif Kota Kreatif merupakan hasil kolaborasi intensif dari lebih dari 50 penulis, peneliti, dan praktisi kreatif. Kehadirannya menjadi literatur penting yang memperkaya pemahaman tentang ekosistem kota kreatif di Tanah Air.
Merangkum Pengalaman dan Kolaborasi Lintas Sektor
Mario Devys, yang menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif ICCN sekaligus Penanggung Jawab Pembuatan Buku, menjelaskan bahwa buku ini merangkum beragam pengalaman komunitas kreatif, refleksi mendalam tentang pembangunan kota, serta strategi kolaborasi lintas sektor dari berbagai daerah. Sejumlah kota yang pengalamannya terangkum antara lain Yogyakarta, Bogor, Trenggalek, Tangerang Selatan, dan Blitar. Setiap kota, menurut Devys, menunjukkan pendekatan unik dalam membangun kreativitas lokalnya.
“Kota kreatif tidak dibangun sendiri, tetapi melalui kolaborasi antar hexa helix, yaitu pemerintah, komunitas, akademisi, bisnis, media, dan kreator,” tegas Mario Devys, menggarisbawahi pentingnya sinergi berbagai pihak dalam pengembangan kota kreatif.
Untuk mengakses Buku Retrospektif Kota Kreatif ICCN, pembaca dapat dengan mudah mendaftar dan masuk melalui situs web iccn.or.id. Setelah itu, fitur navigasi akan memandu pengguna untuk memilih menu literatur dan buku, di mana koleksi buku ICCN dapat diunduh.
Buku ini sangat relevan bagi berbagai kalangan, mulai dari penggerak komunitas kreatif, pemerintah daerah, akademisi, pelaku industri kreatif, hingga siapa pun yang memiliki keyakinan terhadap potensi pertumbuhan kota melalui kreativitas.
“Masa depan kota ada di kreativitas, dan buku ini adalah refleksi, inspirasi, dan peta jalan menuju masa depan kota-kota kreatif Indonesia,” jelas Mario Devys, memberikan gambaran visi besar di balik peluncuran buku ini.
Proses kelahiran buku ini didukung oleh kolaborasi lebih dari 50 penulis, peneliti, dan praktisi kreatif. Apresiasi resmi atas kontribusi ini diberikan oleh ICCN melalui Surat Keputusan (SK) ICCN Nomor 007/SK/ICCN/II/2026 tentang Penetapan Tim Pembuat Buku Retrospektif Kota Kreatif. Kontribusi para penulis ini menjadi fondasi krusial bagi pengembangan literasi kota kreatif di Indonesia.




