Tottenham Hotspur berhasil menjaga asa mereka di Liga Champions setelah menutup babak pertama leg kedua 16 besar dengan keunggulan 1-0 atas Atletico Madrid. Gol tunggal Randal Kolo Muani pada menit ke-30 menghidupkan kembali harapan The Lilywhites, meski mereka masih tertinggal secara agregat dari wakil Spanyol tersebut.

Pertandingan yang berlangsung intens di Tottenham Hotspur Stadium pada Kamis (19/3/2026) dini hari WIB ini menyaksikan gol Kolo Muani menjadi pembeda. Penyerang asal Prancis itu sukses menyarangkan bola ke gawang Juan Musso melalui sundulan tajam di kotak penalti. Gol tersebut tercipta berkat umpan silang matang yang dilepaskan oleh Mathys Tel, membuat bola meluncur ke sudut kiri bawah gawang tanpa bisa dijangkau kiper Atletico.

Sejak awal laga, Tottenham tampil agresif dan melancarkan tekanan demi memecah kebuntuan. Beberapa peluang berbahaya berhasil diciptakan, dengan Mathys Tel dan Xavi Simons menjadi motor serangan utama. Tel tercatat beberapa kali mengancam gawang Atletico, termasuk dua tembakan jarak dekat pada menit ke-22 dan 35 yang masih mampu diamankan oleh Musso. Sementara itu, Simons aktif membuka ruang dan berperan sebagai kreator serangan dari lini kedua.

Meski terus ditekan, Atletico Madrid bukan tanpa perlawanan. Tim tamu beberapa kali merepotkan lini belakang Spurs melalui skema serangan balik cepat, terutama yang digalang oleh Julián Álvarez dan Giuliano Simeone. Menjelang akhir babak pertama, intensitas serangan Atletico meningkat.

Peluang terbaik bagi Los Rojiblancos datang dari Giuliano Simeone yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, upaya tersebut berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Tottenham, Guglielmo Vicario. Atletico juga sempat mendapatkan beberapa situasi bola mati berbahaya, termasuk tendangan sudut di masa injury time, namun pertahanan Tottenham tetap kokoh hingga peluit turun minum dibunyikan.

Secara keseluruhan, babak pertama berjalan dengan tempo tinggi dan diwarnai duel fisik yang intens di seluruh area lapangan. Tottenham lebih dominan dalam menekan, sementara Atletico tetap berbahaya dengan transisi cepat mereka. Keunggulan 1-0 ini memangkas agregat menjadi 3-5. Tottenham masih membutuhkan setidaknya dua gol tambahan tanpa balas di babak kedua untuk memaksakan perpanjangan waktu. Babak kedua diprediksi akan berjalan lebih terbuka, dengan Tottenham dipaksa terus menyerang dan Atletico Madrid siap menunggu momentum untuk mengunci kemenangan.