Neneng (43), seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang, menunjukkan kegigihan dalam memanfaatkan setiap peluang. Di tengah kesibukannya sebagai abdi negara paruh waktu, Neneng lihai mengolah adonan tepung menjadi aneka kue Lebaran, sebuah pekerjaan musiman yang telah ia tekuni sejak tahun 2019.
Dari bisnis rumahan ini, Neneng berhasil meraup keuntungan hingga Rp8 juta pada momen Ramadan tahun 2026 lalu. Keberhasilan ini ia capai tanpa mengabaikan tugas utamanya sebagai PPPK Paruh Waktu. “Ya harus pintar cari peluang dan terus berinovasi, karena penghasilan tidak mencukupi, sedangkan kebutuhan terus meningkat, kita harus putar otak untuk memenuhinya,” ujar Neneng di kediamannya, Selasa (24/2/2029).
Dengan bantuan keluarganya, Neneng mampu memproduksi 120 toples dan 30 loyang kue Lebaran pada tahun 2026. Berbagai jenis kue seperti nastar, bawang, kacang, kastangel, semprit, dan umpet ia pasarkan secara daring. Tak hanya masyarakat umum, produknya juga diminati oleh beberapa instansi dan pemerintahan.
“Intinya kemauan, ini bisnis halal, Alhamdulillah yang beli ada dari instansi dan pemerintahan, selebihnya rekan dan masyarakat Subang,” ungkap Neneng. Ia berharap, pada Ramadan 2026 ini, penjualan kue Lebarannya dapat terus meningkat, terutama dengan semakin populernya penjualan secara daring. Untuk itu, Neneng terus berinovasi menciptakan variasi rasa dan tampilan yang menarik selera konsumen.
Kreativitas Bayu, Buruh Pabrik yang Sukses dengan Hampers Online
Kisah serupa datang dari Bayu, seorang buruh pabrik sepatu di Subang yang juga sukses meraup cuan berlimpah dari bisnis hampers online. Sejak memulai usahanya pada tahun 2023, Bayu berhasil menghasilkan Rp5 juta pada momen Ramadan berkat kreasi kartu ucapan dan kemasan kue Lebaran yang menarik.
“Intinya kemauan dan kreatifitas, banyak yang tidak mau memanfaatkan peluang dan hanya berdiam diri,” jelas Bayu, menekankan pentingnya inisiatif dalam melihat peluang.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk UMKM Subang
Menanggapi fenomena ini, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Subang, Drs. Bambang Suhendar, menyatakan kebanggaannya. Ia menjelaskan bahwa di bulan suci Ramadan, banyak pelaku UMKM yang aktif mencari peluang untuk mengembangkan usaha mereka, salah satunya melalui produksi kue Lebaran.
“Mereka berkreasi, kami selaku dinas yang membina pelaku UMKM sangat bangga, tapi jangan lupa perhatikan kualitas produk, pengemasan hingga batas kadaluarsa,” kata Bambang, mengingatkan pentingnya menjaga standar kualitas produk.




